Kampung Sigi Langganan Banjir, Warga Minta Bronjong Tinggi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejak dulu, Kampung Sigi Kelurahan Paruga menjadi langganan banjir. Tiap hujan turun, warga tiga RT masing-masing RT 08,09 dan RT 10 selalu disibukkan dengan urusan menguras air yang masuk ke pemukiman.

Banjir di Kampung Sigi. Foto: Bin

Banjir di Kampung Sigi. Foto: Bin

Seperti hujan kali ini, Selasa (15/3), hujan yang mulai turun sekitar pukul 14.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita, menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga.

“Banjir masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 19.30 Wita. Air mulai turun sekitar pukul 20.30 Wita,” ujar Yaman, Pemuda setempat.

Ia mengaku, saban hari jika musim hujan tiba, warga setempat selalu berurusan dengan banjir. Tiap kali banjir, air bisa mencapai lutut orang dewasa. “Hari ini juga banjir mencapai lutut orang dewasa,” katanya.

Kata dia, Kampung Sigi sejak dulu selalu menjadi langganan banjir. Sebab, kondisi bronjong di sungai setempat, pendek dan tidak mampu menahan arus banjir kiriman dari wilayah timur.

“Warga dari dulu minta ke Pemerintah untuk meninggikan bronjong, agar pemukiman warga tidak selalu banjir, tapi hingga saat ini belum terealisasi,” ungkapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *