HUT ke 42, PPNI Ajak Masyarakat Berprilaku Hidup Bersih

Kota Bima, Kahaba.- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar kegiatan sosial, dalam rangka memeriahkan HUT PPNI yang ke 42. Pada Hari Lahir tahun ini, PPNI mengajak masyarakat untuk berprilaku hidup sehat.

Wakil Ketua PPNI Kota Bima, Erwin saat menyampaikan Sambutan pada HUT PPNI ke 42. Foto: Bin

Wakil Ketua PPNI Kota Bima, Erwin saat menyampaikan Sambutan pada HUT PPNI ke 42. Foto: Bin

“Sekarang musim pancaroba, pada HUT kali ini kami menggelar kegiatan sosial seperti penyuluhan tentang DBD, Malaria dan Chikungunya, kegiatan Abatesasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan berprilaku hidup sehat,” ujar Wakil Ketua PPNI Kota Bima, Erwin saat memberikan sambutan kegiatan pengobatan gratis dan sunatan massal di Aula Puskesmas Penanae, Kamis (17/3).

Kata dia, kegiatan tahun ini, selain mengajak masyarakat untuk hidup sehat, PPNI juga menggelar kegiatan sunatan massal. Sebanyak 22 orang anak yang berada di Kelurahan Penanae, terdaftar menjadi peserta.

Melalui sejumlah kegiatan yang diselenggarakan tersebut, Erwin berharap semua anggota PPNI Kota Bima sebanyak 366 orang, selalu menjadi yang terdepan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. D

Kepala UPT Puskesmas Penanae, Nurahdiah mengingatkan kembali perjuangan ibu keperawatan Dunia, Florence Nightingale. Yang telah berjuang dengan melayani pasien hanya dengan memegang lilin. Dari pasien satu ke pasien lain, merawat dengan sepenuh hati.

“Perjuangan Ibu Keperawatan patut kita contoh. Semoga semakin bertambah umur PPNI ini, semakin menambah kualitas keperawatan dan profesi ini menjadi ladang pahala,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dikes Kota Bima, Ahmad yang hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sunatan Massal mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PPNI. Semoga kegiatan tersebut terus dilaksanakan dan ditingkatkan, tidak hanya berbatas pada Acara Sunatan Massal. Bila perlu mengajak masyarakat gotong royong dan membersihkan lingkungan.

“Kalau kita hanya terus melakukan penyuluhan, saya rasa target membangun kesadaran tidak akan maksimal dicapai. PPNI bisa memberi contoh dengan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan. Saya juga akan ikut serta jika diajak PPNI Gotong royong,” katanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *