Anggota Dewan Kota Bima Minta Dites Urine

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima, H. Ridwan Mustakim menyambut baik keinginan Wakil Walikota Bima beberapa waktu lalu, agar seluruh PNS di Kota Bima dilakukan tes urine. Bila perlu, menurut dia, tidak hanya seluruh PNS, Anggota DPRD Kota Bima juga harus dites urine.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bima H. Ridwan Mustakim. Foto: Bin

Anggota Komisi I DPRD Kota Bima H. Ridwan Mustakim. Foto: Bin

“Kita sangat mendukung tes urine ini. Tujuannya juga baik, agar seluruh pegawai di Pemkot Bima juga DPRD Kota Bima bebas dari narkoba,” kata dia beberapa waktu lalu.

Menurut duta Partai Demokrat itu, saat ini potensi penyalahgunaan narkoba sudah merambah ke sejumlah profesi. Tidak saja pelajar dan mahasiswa, pegawai swasta, kalangan PNS juga menjadi sasaran empuk penggunaan barang haram tersebut.

Tidak menutup kemungkinan juga untuk profesi seperti Anggota DPRD. Karena penggunaan narkoba tidak memandang siapa dan profesinya.

“Saya juga siap untuk dites urine, kapan dan dimana saja,” tegas anggota Komisi I DPRD Kota Bima tersebut.

Pria berkacamata itu menambahkan, jika nanti seandainya PNS dan Anggota DPRD Kota Bima terbukti menggunkan narkoba, tentu akan mendapat sanksi sesuai perbuatannya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. mulut anda jangan asal bicara…. coba tes klo DPRD berani klo anda ia kami shhh paham nah klo manta ………………………………..iiiiiiiiiiiiiii,,,,,,coba dari partai anda dulu partai demokrat baru anda memberikan contoh…. berani g partai anda….. baru ajak anggota lain

  2. Irwan

    Dengan adanya wacana tes urin untuk PNS merupakan langkah yang strategis memberantas narkoba terutama dilingkungan aparat pemerintah yang mulai mewabah. Terimakasih pak wakil walikota…….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *