Bupati Bima Jadi Pembicara Soal Pilkada di Jawa Barat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bima patut berbangga. Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat mengundang Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri sebagai pembicara pada acara seminar tentang Pilkada.

Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran. Foto: Deno

Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran. Foto: Deno

Kepala Daerah perempuan pertama di Propinsi NTB ini akan berdampingan dengan dua pembicara lain yakni Komisioner KPU Jawa Barat, Endun Abdul Haq dan Akademisi Unpad, Dedesri Kartini.

Acara seminar itu bertema “Evaluasi Pilkada Serentak 2015, Menghadapi Pilkada Serentak 2017”, akan dilaksanakan pada Rabu, 23 Maret 2014 Pukul 13.00-16.00 WIB di Bale Santika Unpad Jatinangor.

Kabag Humas Setda Kabupaten Bima, Chandra Kusuma saat dikonfirmasi membenarkan undangan untuk Bupati Bima tersebut. Pihaknya telah menerima surat resmi dari panitia beberapa hari lalu.

“Undangannya telah diterima Bupati Bima dan InshaAllah dipastikan akan dihadiri setelah kembali dari Jakarta,” terangnya melalui telepon seluler, Senin (21/3) malam.

Chandra mengaku, undangan untuk Bupati Bima tersebut merupakan sebuah penghargaan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bima. Hal itu tidak terlepas dari kesukseskan Kabupaten Bima menyelenggarakan Pilkada 2015 lalu tanpa diwarnai dinamika protes dari masyarakat.

Kabupaten Bima kata dia, sempat dikuatirkan bermasalah saat Pilkada karena masuk daftar daerah rawan, tapi itu terbantahkan. Pelaksanaan Pilkada justru berlangsung aman dan lancar serta menghasilkan Kepala Daerah pilihan masyarakat seorang wanita pertama di Propinsi NTB.

“Ini tentu menjadi catatan bagi daerah lain. Kemungkinan mereka ingin mendapatkan paparan tentang pengalaman pada Pilkada kemarin,” tambahnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *