H. Sutarman Silahturrahim dengan Warga Mande

Kota Bima, Kahaba.- Pembina Komunitas Salaja Mbojo (Kosambo) Bima, H. Sutarman H. Masrun, Jumat (25/3) menggelar silahturrahim dengan warga Lingkungan Mande Dua Kelurahan Mande. Pertemuan sangat sederhana itu digelar di Masjid Baburrahman, usai Sholat Jumat.

H. Sutarman (tiga dari kiri) saat silahturahim dengan warga Mande. Foto: Bin

H. Sutarman (tiga dari kiri) saat silahturahim dengan warga Mande. Foto: Bin

Pada kesempatan itu, H. Sutarman memperkenalkan dirinya kepada warga setempat. Karena selama ini, khususnya masyarakat Mande dan umumnya masyarakat Kota Bima, hanya mendengar nama yang sering disebut – disebut sebagai pemilik Kosambo, tapi belum pernah melihat lebih dekat dan mengenal wajahnya.

Saat memperkenalkan diri, H. Sutarman juga menyatakan keikutsertaannya menjadi bakal Calon Walikota Bima Tahun 2018 – 2023. Kendati baru dua orang yang sudah menyatakan ikut sebagai Bakal Calon Walikota Bima, dirinya sengaja memulai lebih awal, agar masyarakat memiliki waktu yang cukup dan banyak menilai dirinya, apakah layak untuk menjadi pemimpin warga Kota Bima selama 5 tahun mendatang.

“Tidak menutup kemungkinan seiring waktu nanti, ada lebih kurang 10 orang lagi yang akan menjadi Bakal Calon Walikota Bima. Tapi saya telah memulai lebih dulu, dengan maksud, agar warga Kota Bima bisa menilai dan mencermati dengan baik, apakah yang akan dipilih nanti sesuai dengan hati nurani atau tidak,” ujarnya.

Menurut pengusaha Batubara itu, memperkenalkan diri lebih awal kepada masyarakat itu sangat baik. Agar masyarakat lebih mengenal, dan akhirnya bisa memilih. Memilih pun bukan karena nama besar dan atau embel–embel lainnya, tapi karena pilihan hati.

“Jadi, jika masyarakat bingung memilih siapa calon pemimpin nanti, datanglah ke rumah Allah ini. Bertanya lah kepada Allah SWT, Insya Allah akan ada jalan keluar,” sarannya.

Diakuinya, nanti akan banyak muncul figur dan putera dan puteri terbaik Kota Bima yang akan memeriahkan pencalonan Pilkada Kota Bima. Masyarakat akan diberikan banyak pilihan dengan banyaknya bakal calon. Tapi, semua kembali ke hati nurani. Masyarakat bebas memilih sesuai dengan kata hati. Karena pilihan akan menentukan kehidupan selama lima tahun mendatang.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *