Warga Dara: H. Sutarman Layak Jadi Walikota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Silahturahmi Pembina Komunitas Salaja Mbojo (Kosambo) H. Sutarman H. Masrun di Kelurahan Dara, Sabtu (26/3) malam disambut hangat warga setempat. Pada kesempatan tersebut, penguasaha itu mengutarakan keinginannya menjadi Walikota Bima periode Tahun 2018 – 2023.

H. Sutarman saat berbicara di depan warga Kelurahan Dara. Foto: Bin

H. Sutarman saat berbicara di depan warga Kelurahan Dara. Foto: Bin

H. Sutarman saat berbicara dihadapan ratusan warga Dara menyampaikan sejumlah mimpi – mimpinya membangun Kota Bima. Ide dan gagasannya disampaikan dengan lugas dan penuh semangat. Lantas bagaimana tanggapan warga setempat tentang sosok pria asal Kelurahan Lewirato tersebut ?

Menurut Ketua Karang Taruna Kelurahan Dara Radiman, H. Sutarman berbicara membawa pesan yang sangat mulia, mengajak masyarakat untuk cerdas menjadi pemilih. Bukan menjadi pemilih karena rasa takut, memilih karena diintervensi, atau hanya untuk sekedar mengambil keuntungan sesaat.

“Kesan pertama yang saya lihat begitu memikat hati. Beliau berbicara dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Yang saya tangkap dari penyampaiannya, memilih lah dengan kecerdasan, bukan karena uang, atau isu isu yang tidak jelas,” ujarnya.

Jika dilihat dari layak dan tidaknya menjadi Walikota Bima, menurut Radiman, sosok H. Sutarman layak menjadi pemimpin di Kota Bima. Sebab, selain sosoknya sosial dan baik, juga memiliki ide – ide cerdas tentang pemberdayaan masyarakat. Cara berpikir sepertinya tidak macam – macam.

“Ini pertama kali kami mendengar H. Sutarman bicara didepan umum. Bawaannya santai, saya juga senang gaya bicaranya yang tegas,” katanya.

H. Sutarman saat berbicara di depan warga Kelurahan Dara. Foto: Bin

H. Sutarman saat berbicara di depan warga Kelurahan Dara. Foto: Bin

Sama halnya disampaikan Miskal, Tokoh Masyarakat setempat. Mendengar pembicaraan H. Sutarman, seolah membuka pikiran masyarakat yang hadir. Terutama terutama soal Kota Bima ini hendak dibawa kemana. Karena sejauh ini, Kota Bima apakah mau dijadikan Kota jasa atau Kota Tepian Air.

“Yang disampaikan H. Sutarman sangat positif, masyarakat terbuka cara berpikirnya untuk tidak instan dalam memilih pemimpin, tapi harus berdasarkan hasil penilaian dan hati nurani,” tuturnya.

Sambung Miskal, jika ditanya apakah H. Sutarman layak menjadi Walikota Bima atau tida, menurut dia sangat layak. Indikatornya, cara berpikir pria yang biasa disapa H. Man Kosambo itu luas. Kemudian cara berbicaranya mencerminkan orang yang komitmen untuk membangun daerah.

“Saya kira, beliau sudah punya pengalaman untuk menjadi pemimpin,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *