Gender di Paruga: H. Sutarman, Memenuhi Kriteria Jadi Pemimpin

Kota Bima, Kahaba.- Muncul sejumlah penilaian dari warga di Kota Bima terhadap sosok H. Sutarman H. Masrun. Pria yang gencar menggelar silahturahim untuk menyatakan diri menjadi Bakal Calon Walikota Bima Periode 2018 – 2023 itu diakui memiliki kriteria untuk menjadi Pemimpin di Kota yang sudah berusia 14 Tahun.

H. Sutarman saat silahturahim di Kampung Sigi Kelurahan Paruga. Foto: Bin

H. Sutarman saat silahturahim di Kampung Sigi Kelurahan Paruga. Foto: Bin

Seperti penilaian sejumlah perempuan di Lingkungan Kampung Sigi Kelurahan Paruga, H. Sutarman memiliki kriteria yang pas untuk memimpin Kota Bima yang tengah berkembang. Membawa daerah tersebut menjadi mandiri, sejahtera dan bisa bersaing dengan daerah lain.

“Saya sudah tiga kali melihat H. Sutarman, tapi baru kali ini melihat beliau berpidato. Gaya bicaranya mencerminkan pribadi yang cerdas. H. Sutarman cocok dan memenuhi kriterian untuk menjadi pemimpin,” ujar Ratnah, gender Lingkungan Kampung Sigi, usai menghadiri acara Silahturahim H. Sutarman dengan warga setempat, Minggu (27/3) malam.

Ia juga menilai, Pria yang merantau di Bengkulu itu sosok yang Familiar, memiliki jiwa kekeluargaan. Pendekatannya dengan masyarakat juga sangat bagus. Seperti yang terlihat sekarang, menyambangi masyakat di tiap Kelurahan, untuk bersilahturahim.

Selain itu, sambung Ratna, tujuannya bersilahturahim dan berani mengabarkan kepada warga untuk ikut pada Pilkada Tahun 2018, disampaikan dengan sangat lugas, tidak bertele – tele.

“Seperti yang beliau bilang, kehadirannya kembali ke Kota Bima untuk beribadah, tidak mengejar jabatan melainkan memberikan kemampuan diri, pengalaman dan konsep – konsep cerdas untuk perkembangan daerah, sangat cocok untuk situasi Kota Bima saat ini,” katanya.

Warga Kampung Sigi menyambut kedatangan H. Sutarman. Foto: Bin

Warga Kampung Sigi menyambut kedatangan H. Sutarman. Foto: Bin

Di tempat yang sama, Ernaningsih mengagumi kaya pidato H. Sutarman yang mengalir dengan gagasan dan ide – idenya ingin membangun Kota Bima. Gaya bicaranya menggambarkan orang sudah sangat pengalaman menangani persoalan.

“Selama ini kami hanya melihat H. Sutarman di Televisi, melalui acara DA3 Indosiar. Menurut saya H. Sutarman sangat layak untuk menjadi Walikota Bima kedepan,” ungkapnya.

Perempuan berjilbab itu juga menilai, pria yang biasa disapa H. Man Kosambo itu juga cerdas, mengurai masalah dan memaparkan solusi yang harus dilakukan. Seperti masalah Koperasi harian atau yang biasa dikenal dengan Lintah Darat, yang sudah mewabah di Kota Bima. Solusinya, memang Pemerintah Daerah harus turun tangan dan menyelesaikan masalah tersebut, selain itu dikembangkan Koperasi daerah sebagai alternatif bagi warga untuk menyelesaikan persoalan ekonomi keluarga yang melilit.

Ibu - ibu di kampung sigi saat menghadiri silahturahim H. Sutarman. Foto: Bin

Ibu – ibu di kampung sigi saat menghadiri silahturahim H. Sutarman. Foto: Bin

“Menurut saya ide dan solusi tentang Koperasi itu cerdas. Saya yakin masyarakat akan dimudahkan dengan urusan pinjaman dan ekonomi,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Jauhar juga memberikan penilaian yang sama. Menurut dia, kenapa H. Sutarman cerdas, karena juga ditopang dengan latar belakang akademik yang memadai. Gelar Magister Manajemen yang disandang tersebut tentu melalui proses pendidikan yang tidak instan, tapi sungguh sungguh dilakoni untuk pemenuhan kemampuan intelektual diri.

“Sudah tiga kali dengan hari ini saya bertemu dengan H. Sutarman, jadi kemampuannya memimpin Kota Bima tidak saya ragukan,” ucapnya.

Pada berbagai kesempatan, tambah Jauhar, kesannya yang selalu diajarkan yakni memberi pelajaran bahwa sebagai manusia tidak perlu takut dengan siapapun, harus yakin dengan yang diperbuat, pasti ada Allah SWT yang akan membantu.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *