Kuliner Khas Bima Harus Jadi Produk Unggulan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri ingin Kabupaten Bima memiliki produk kuliner unggulan yang dikenal secara Nasional hingga internasional. Seperti Dodol Wera, Mbohi Dungga (Sambal Jeruk), Mina Sarua (Minuman yang terbuat dari rempah-rempah) dan sejumlah kuliner lain.

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri menyampaikan sambutan saat aSertijab Jabatan Bupati Bima. Foto: Bin

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri menyampaikan sambutan saat aSertijab Jabatan Bupati Bima. Foto: Bin

Menurut Bupati Bima, produk yang dibuat secara tradisional ditiap Kecamatan harus dikembangkan dan dipertahankan oleh generasi kedepan. Karena, produk makanan tradisional itu, tidak mudah dilakukan atau dimiliki oleh Kota dan Kabupaten lainnya di NTB maupun di Indonesia.

”Saya yakin, kedepannya hasil karya yang diwariskan nenek moyang kita ini akan berkembang dan dikenal secara luas lewat tangan-tangan generasi,” kata Bupati saat acara pembukaan PUD dan Akutansi bagi UMKM Kabupaten Bima di Hotel La Ila, Senin (28/3).

Kendati ada beberapa makanan khas Bima yang diproduksi tidak tahan lama, ia yakin ada juga makanan khas yang bertahan hingga dua bulan lamanya, seperti Mbohi Dungga dan Mina Sarua.

”Makanan ini sebenarnya telah dikenal oleh masyarakat luar seperti di Jakarta. Tpai karena belum memiliki label khusus, makanya makanan ini belum terlalu dikenal luas,” jelas Istri mendiang Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST Bupati dua Periode itu.

Melalui pelatihan ini, Bupati Bima menitip harapan agar masyarakat dari berbagai Kecamatan sebagai perwakilan, harus semaksimal mungkin mendengarkan materi yang disampaikan narasumber, agar bisa menemukan cara pembuatan makanan khas Bima yang tahan lama.

”Kita harus mempertahankan ini, selaku Pemerintah kita senantiasa selalu mendukung masyarakat yang mengembangkan hal ini untuk pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *