409 PNS Kota Bima Terima SK dan Disumpah

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 409 PNS dari Formasi Honorer Kategori II Lingkungan Pemerintah Kota Bima, menerima SK pengangkatan dan diambil sumpahnya oleh Walikota Bima, Senin (4/4), di halaman kantor Pemerintah Kota Bima.

Walikota Bima menyerahkan SK pada PNS Formasi K2. Foto: Hum

Walikota Bima menyerahkan SK pada PNS Formasi K2. Foto: Hum

Kepala BKD Kota Bima, H. Supratman dalam laporannya mengatakan, 409 PNS tersebut terdiri atas 245 tenaga guru, 9 tenaga kesehatan, dan 155 tenaga teknis. Mereka dianggap cakap dan telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.

Berdasarkan ketentuan pasal 66 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, setiap CPNS pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah atau janji.

“Selain formasi K2 juga ada formasi umum yang berjumlah 41 orang, terdiri atas 3 tenaga guru, 13 tenaga kesehatan, dan 25 tenaga teknis. Insya Allah akan diterbitkan SK pengangkatan menjadi PNS dan pengambilan sumpahnya pada bulan Juli 2016,” ujarnya melalui siaran pers Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali.

Sementara itu, Walikota Bima mengingatkan seluruh PNS yang diambil sumpah bahwa pengambilan sumpah disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ini mengandung maksud bahwa para PNS hendaknya mampu memikul tanggung jawab, baik pada diri sendiri, masyarakat, serta Tuhan.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada para PNS baru. Sementara bagi tenaga honorer yang belum diangkat, dimintanya untuk bersabar. Jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah membuka pintu peluang pengangkatan tenaga honorer lagi, maka Pemerintah Daerah pasti akan memperjuangan.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *