Pembukaan Jalan Tani Merusak Drainase

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masyarakat Dusun Bada Desa Lewintana mendesak kontraktor cetak sawah baru untuk secepatnya memperbaiki drainase sepanjang 15 meter, yang rusak akibat diinjak alat berat (Exavator).

Drainase di Desa Lewintana yang rusak akibat buka jalan baru. Foto: Eric

Drainase di Desa Lewintana yang rusak akibat buka jalan baru. Foto: Eric

Sekretaris BPD Desa Lewintana, M. Said kepada sejumlah wartawan mengatakan, dibukanya jalan tani tersebut justeru merusak drainase yang dilewati alat berat. Dirinya coba menghalangi Exavator yang masuk.

Upaya dirinya tidak digubris, alat berat tetap melanjutkan pekerjaan dibukanya jalan tersebut. Bahkan untuk memuluskan pengerjaan tersebut, ia menduga oknum Babinsa Adullah turut mengamankan pekerjaan tersebut.

“Oknum Babinsa tersebut dinilai arogan, dia mengatakan kepada saya akan memberi duit beberapa puluh juta yang diminta jika tidak mempermasalahkan hal ini,” ungkap M. Said.

Mendengar bahasa tersebut, mewakili warga akan melaporkan Abdullah ke Danramil maupun Dandim.

Pihak Kontraktor selaku pekerja jalan usaha tani, Mas’ud yang dihubungi awak media melalui seluler tidak diangkat, dan SMS pun hingga berita dinaikkan belum ada jawaban.

Sementara itu, Babinsa Desa Lewintana Kecamatan Soromandi, Abdullah yang dimintai klarifikasi mengaku tudingan M. Said itu hanya rekayasa bahasa saja, tidak benar adanya. Justeru M. Said juga mendapatkan proyek percetakan sawah baru.

“M. Said tidak perlu marah karena alat berat tersebut membuat saluran drainase rusak, nanti pihak kontraktor sendiri yang akan memperbaiki kembali. saya akan mengawal perbaikan tersebut,” tegas Abdullah via seluler.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *