Bulog Bima Panen Padi Program On Farm di Pandai

Kabupaten Bima, Kahaba.- Perum Bulog Sub Divre Bima menggelar panen padi hasil On Farm kemitraan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Pandai Kabupaten Bima, Kamis (7/4). Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten II Setda Kota Bima, TNI, Polri, petani dan masyarakat setempat.

Panen Padi Program On Farm di Pandai. Foto: Bin

Panen Padi Program On Farm di Pandai. Foto: Bin

Kadivre Perum Bulog NTB Wiwien Kuswinhartomo dalam sambutannya mengatakan, panen perdana program kemitraan dengan petani tersebut dalam rangka meningkatkan pendapatan petani. Bulog juga menjalin kemitraan dengan Gapoktan, karena selama ini yang memiliki akses langsung dengan petani adalah Gapoktan.

“Panen On Farm di Desa Pandai dengan luas lahan 6 Ha. Seluruh hasil dari kerja sama On Farm akan dibeli langsung oleh Bulog, dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” ujarnya.

Ia berharap, semoga program tersebut menjadi langkah awal yang baik untuk menjalin kemitraan dan terbangun kerjasama yang baik dengan petani. Sebab, manfaat On Farm juga peningkatan produktivitas hasil pertanian.

Di tempat yang sama, Asisten II Setda Kota Bima, H. Muzakkir dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bulog, yang terus bersama Pemerintah meningkatkan pendapatan petani dan produktfitas hasil pertanian.

“Ini merupakan kelanjutkan program program sebelumnya, sehingga Bulog sebagai penyerap produksi petani bisa turun langsung di lapangan dan membantu petani,” katanya.

Muzakkir juga berharap, dengan adanya program kemitraan tersebut, Bulog akan terus mengembangkan program untuk mendukung target surplus beras yang lebih meningkat dari tahun – tahun sebelumnya.

“Mari kita lakukan panen On Farm ini bersama sama, dengan rasa syukur dan terus berdoa, agar masyarakat petani kian sejahtera,” pintanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *