38 Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Praktek ke Bali

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 38 mahasiswa semester dua Akbid Surya Mandiri Bima, akan berangkat ke Bali guna mengikuti kegiatan praktek Anatomi dan Farmakologi di Universitas Udayana (UNUD).

Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima, Praktek ke Bali. Foto: Eric

Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima, Praktek ke Bali. Foto: Eric

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan Satuan Kredit Semester (SKS), yang wajib dipenuhi mahasiswa. 38 mahasiswa akan memulai praktek pada tanggal 17 April – 30 April mendatang.

Wakil Direktur (Wadir) I Bidang Akademik, Esti Kurniawati yang ditemani Wadir III Bidang Kemahasiswaan, Triyubiah menjelaskan, metode praktek merupakan metode mengajar dimana mahasiswa melaksanakan kegiatan latihan praktek, agar memiliki ketrampilan yang lebih tinggi dari teori yang telah dipelajari dibangku kuliah.

Alasan menggunakan metode ini, mahasiswa akan lebih maksimal mengaplikasikan materi yang diberikan dosen, sehingga mampu membuktikan teori yang telah dajarkan selama perkuliahan.

“Kami yakin melalui praktek langsung, kemampuan dan ketrampilan mahasiswa terus meningkat dari apa yang telah dipelajari. Sehingga mahasiswa benar-benar memahami dan mengerti apa yang telah disampaikan dosen saat dibangku perkuliahan,” jelasnya.

Praktek Anatomi dan Farmakologi yang akan dilalui mahasiswa, sambungnya, merupakan bentuk kegiatan pengamatan langsung terhadap struktur organ tubuh manusia, serta bagaimana melatih diri dalam meracik obat dan membuat resep.

“Melaui praktek ini, diharapkan mahasiswa dapat mengetahui dan mengerti tugasnya saat di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Akbid Surya Mandiri Bima, Saraswati Haylan Chiani menuturkan kepada seluruh mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan praktikum, untuk menyimak dengan baik dan seksama setiap yang disampaikan pembimbing, sehingga mampu diserap dengan sempurna.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *