Komisi II Dewan Kota Bima Belajar Pariwisata di Bogor

Kota Bima, Kahaba.-  Setelah Kunjungan Kerja (Kunker) di Kota Bogor pekan lalu, Anggota Komisi II DPRD Kota Bima menyampaikan hasil kunjungannya di Kota Bogor melalui rapat yang digelar, Senin (11/4).

Rapat Penyampaian hasil Kunker Komisi DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Rapat Penyampaian hasil Kunker Komisi DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Anggota Komisi II DPRD Kota Bima, Agus Wirawan dalam laporannya mengatakan, dari hasil Kunker di Bogor, ada beberapa hal yang dapat dijadikan salah satu pertimbangan untuk diformulasikan menjadi kebijakan daerah Kota Bima, dalam mendukung terwujudnya pengelolaan potensi daerah yang dimiliki.

Seperti, bidang pengelolaan pariwisata. Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor dalam pembangunan 5 tahun kedepan akan menentukan agenda, program dan sasaran untuk mencapai hasil yang berkualitas. Proses globalisasi yang dimotori oleh kemajuan di bidang Triple T (Tourism, Telecomunication, dan Transportation) pengembangan kebudayaan dan pariwisata merupakan dorongan bagi Pemerintah untuk meningkatkan ketahanan budaya nasional.

“Diperlukan pembangunan secara bertahap, berkesinambungan serta kerjasama dengan berbagai pihak untuk mempertahankan Kota Bogor sebagai Sektor Pariwisata memiliki daya tarik wisata Nasional maupun Internasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Agus.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka arah kebijakan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor dalam rangka pencapaian tujuan dan sasarannya merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dengan arah dan strategi kebijakan program pembangunan Kota Bogor.

Adapun ruang lingkup kebijakan dan program di bidang kepariwisataan yang dilaksanakan oleh dinas Kebudayaan Periwisata Dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor seperti, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat disertai upaya penggalian dan pengembangan potensi pariwisata untuk memacu perkembangan perekonomian masyarakat dengan program penataan obyel wisata, pembangunan kawasan wisata andalan, peningkatan kualitas pelayanan kepariwisataan, pengembangan dan promosi pariwisata dan budaya.

Kemudian, pelestarian dan pengembangan potensi seni dan budaya serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan program pelestarian dan pengembangan kesenian daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang pariwisata, seni dan budaya.

Sementara kebijakan strategi operasional di bidang kepariwisataan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bogor antara lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia baik di lingkungan dinas kebudayaan pariwisata dan ekonomi kreatif kota bogor, masyarakat maupun pelaku usaha pariwisata.

Peningkatan kualitas seni dan budaya melalui pembinaan terhadap pelaku, pemenuhan sarana dan prasarana, meningkatan pengetahuan dan apresiasi masyarakat terhada seni dan budaya tradisional sebagai jati diri daerah, meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, iklim usaha yang baik dan terwujudnya sapta pesona;

Kemudian, mendorong pemenuhan dan peningkatan sarana prasarana yang memadai serta dapat mendukung kelancaran kegiatan pariwisata, meningkatkan daya tarik melalui penataan sumber daya pariwisata dan pengembangan daya tarik yang sudah ada, penguatan data dan informasi pariwisata, meningkatkan penyebaran informasi pariwisata seluas-luasnya melalui media, pameran dan sarana lainnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *