Dugaan Rekayasa Jumlah Siswa SMP Nurul Ihsan tidak Terbukti

Kota Bima, Kahaba.- Menurut Kabid Dikdas Dinas Dikpora Taufikurahman, hasil pemanggilan dan klarifikasi kepala SMP dan MA Nurul Ihsan Kelurahan Ntobo, terkait dugaan rekayasa jumlah siswa untuk pencairan dana BOS, tidak terbukti. (Baca. Kepala SMP dan MA Nurul Ihsan Diduga Korupsi Dana BOS)

Kabid Dikdas Dinas Dikpora Taufikurahman. Foto: Eric

Kabid Dikdas Dinas Dikpora Taufikurahman. Foto: Eric

Pembuktian itu berdasarkan hasil penelusuran investigasi tim pengawas yang telah dibentuk pihak Dinas Dikpora Kota Bima.

“Dugaan rekayasa jumlah siswa tidaklah benar, tim kami telah turun langsung ke sekolah saat pelaksanaan UN. Hasilnya jumlah siswa sesuai dengan data dana BOS, yang dilaporkan kepada kami,” ujarnya kepada Kahaba.net, Rabu (14/4).

Laporan rekayasa jumlah siswa diakui Taufikurahman, memang benar, sehingga pihaknya langsung bergerak cepat dan meninjau langsung sekolah tersebut. Namun saat turun, Dikpora juga melakukan cek langsung murid beserta jumlah, hasilnya telah sesuai laporan dan tidak ada rekayasa jumlah siswa.

“Kedepan Dikpora akan memperketat pengawasan setiap sekolah, dengan melakukan tinjau lapangan setiap sekolah, untuk mencegah adanya laporan fiktif,” janjinya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *