Manager Barata Bantah Karyawannya Keroyok Pembeli

Kota Bima, Kahaba.- Manajer Umum Pusat Perbelanjaan Barata Kota Bima, Deni membantah jika dua karyawannya mengeroyok pembeli, MK hingga babak belur. (Baca. Dikeroyok Karyawan Barata, Pembeli Babak Belur)

Barata

Barata

Deni menjelaskan, berdasarkan laporan karyawannya, masalah bermula saat MK tidak terima dengan harga rokok yang dianggap mahal. MK pun memaksa karyawan yang bertugas di kasir untuk membuat struk harga rokok tersebut.

“Tapi saat itu karyawan kami meminta agar struk rokok disatukan dengan struk pembayaran karaoke. Tapi oleh MK, tidak terima dan membentak karyawan,” ujar Deni saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (15/4).

Kemudian, sambungnya, saat MK cek cok dengan karyawan di kasir, Asisten Manager Luken, ikut memberikan pengarahan pada MK, tapi MK tetap tidak menerima penjelasannya.

Seketika MK melayangkan pukulan ke arah Luken. Tidak terima dipukul, Luken pun membalasnya dengan pukulan lagi. Baku pukul pun tidak bisa dihindari dan Security Barata datang melerai.

“Jadi tidak benar kalau karyawan kami mengeroyok pembeli,” elaknya.

Karena persoalan tersebut sudah sama-sama lapor Polisi, Deni berharap bisa diselesaikan dengan cara baik-baik, dan penegak hukum bisa fasilitasi perdamaian.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *