Tidak Ikut LCC, SMKN 3 Jadi Sorotan

Kota Bima, Kahaba.- Lomba Cerdas Cermat (LCC) empat pilar berbangsa dan bernegara tingkat SMA,MA dan SMK se-Kota Bima, malah tidak dimanfaatkan dengan baik oleh SMKN 3 Kota Bima. Padahal LCC merupakan lomba bergengsi, tapi sekolah tersebut tidak mengikutsertakan siswanya.

Logo SMKN 3 Kota Bima

Logo SMKN 3 Kota Bima

“Lomba LCC  empat pilar berbangsa dan bernegara merupakan agenda perlombaan yang bergengsi. Sebab ini merupakan upaya sosialisasi dan pemahaman tentang UUD 1945 dan dasar yuridis,” ujar Kepala Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin kepada Kahaba.net Senin (18/4).

Kata Alwi, berdasarkan laporan panitia lomba itu, hanya satu sekolah negeri yang tidak mengirimkan wakilnya, yaitu SMKN 3 Kota Bima. Tentunya tidak ikut sertanya sekolah tersebut dipertanyakan, sebab lomba tersebut seharusnya telah dipersiapkan jauh hari.

“Aneh, sekolah lain telah mempersiapkan sejak dulu, dan turut ambil bagian dalam LCC, tapi SMKN 3 malah cuek dan tidak berpartisipasi,” katanya penuh heran.

LCC harus menjadi perhatian dan atensi khusus oleh masing-masing sekolah. Untuk ikut ambil bagian dalam lomba tahunan tersebut. Karena melalui kegiatan tersebut, dapat menjadi tolak ukur kemampuan dan pemahaman siswa dalam empat aspek materi yang dilombakan yaitu Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Jika tidak ikut serta, berarti kami pertanyakan wawasan empat aspek yang menjadi materi lomba tersebut ke SMKN 3 Kota Bima,” tanyanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Kota Bima Sanusin yang dikonfirmasi beralasan, tidak ikutnya sekolah yang dia pimpin itu karena belum siap. Sebab baru saja menyelesaikan penyelenggaraan UN, kemudian ada kegiatan prakerin dan yang paling penting tengah mempersiapkan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional di Propinsi Jawa Timur.

“Kami bukan sengaja, namun karena ada agenda lomba penting yang dipersiapkan, termasuk mempersiapkan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional di Propinsi Jawa Timur,” ucapnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *