Lima Dewan Dapil I Dipuji Warga Melayu

Kota Bima, Kahaba.- Lima orang anggota DPRD Kota Bima Dapil I Kecamatan Asakota dipuji oleh warga Kelurahan Melayu. Pasalnya, perjuangan lima orang Wakil Rakyat tersebut terlihat sudah terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh warga Asakota.

Reses DPRD Kota Bima Dapil I di Kelurahan Melayu. Foto: Bin

Reses DPRD Kota Bima Dapil I di Kelurahan Melayu. Foto: Bin

Ketua RW 05 Kelurahan Melayu, Junaidin dihadapan lima orang Wakil Rakyatnya masing-masing M. Nor, Khalid Bin Walid, H. Sidra, Hj. Anggriani dan Jaidin saat menggelar Reses mengaku sangat bangga memiliki lima Anggota Dewan tersebut.

Karena, setelah memperhatikan kondisi Kecamatan Asakota, termasuk Kelurahan Melayu, pembangunan sudah cukup banyak.

“Ini luar biasa, Kelurahan di Kecamatan Asakota sudah banyak yang berubah. Proyek – proyek juga sudah banyak yang masuk,” bebernya.

Pembangunan yang sudah mulai terlihat tersebut, menurut dia, tentu tidak lepas dari kepedulian dan perjuangan lima Anggota DPRD Kota Bima di Dapil I. Karena tanpa mereka, pembangunan Kecamatan Asakota tidak berubah seperti ini.

“Kendati banyak juga aspirasi masyarakat yang belum terealisasi, tapi kami sudah bisa melihat hasil perjuangan lima orang anggota dewan kita ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga juga kembalikan menyampaikan aspirasi untuk diperhatikan di Kelurahan Melayu, seperti lapangan olahraga, kemudian tanggul dan drainase yang masih butuh diperbaiki.

“Mohon sejumlah aspirasi aspirasi yang pernah disampaikan pada reses sebelumnya juga diperjuangkan kembali,” pinta Husen Makka Ketua RW 04.

Anggota DPRD Kota Bima Khalid Bin Walid melalui pengantarnya mengatakan, kehadiran mereka ditengah – tengah masyarakat Melayu, guna menyerap aspirasi. Agar diperjuangkan dan direalisasikan pada tahun – tahun anggaran berikutnya.

Sementara itu, Anggota Dewan lain, M. Nor mengatakan, proses perencanaan pembangunan sekarang harus melibatkan seluruh masyarakat. Untuk itu pihaknya hadir dalam agenda Resesn untuk menjaring aspirasi masyarakat Melayu.

“Hasil reses ini nanti akan masuk dalam pokok pikiran Dewan, sehingga perencanaan pembangunan tidak hanya bersumber dari Pemerintah Eksekutif, tapi juga ditingkat Legislatif,” paparnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *