Dewan Janji Perjuangkan Anggaran Lapangan Warga Nitu

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Dapil III saat Reses di Kelurahan Nitu berjanji kepada masyarakat setempat akan memperjuangkan aspirasinya soal penataan dan membayar sisa harga lapangan.

Reses DPRD Kota Bima Dapil III di Kelurahan Nitu. Foto: Noval

Reses DPRD Kota Bima Dapil III di Kelurahan Nitu. Foto: Noval

Saat 9 Wakil Rakyat itu mengunjungi konstituennya, Selasa (19/4) sore, warga setempat tidak banyak meminta. Hanya mengusulkan agar wakilnya itu memperjuangkan penyelesaian sisa pembayaran lapangan olahraga untuk generasi pecinta Sepakbola dan Voli.

”Masyarakat Nitu sudah membayar ke pemilik lahan, tapi baru setengah. Kami berharap agar sisanya dibayarkan oleh Pemerintah,” harap H. Ismail, warga setempat.

Kata dia, Lapangan itu luasnya 1,8 Hektar dengan harga Rp 85 Juta. Berkat kebersamaan masyarakat Nitu mengumpulkan uang tiap rumah, terkumpul sebanyak Rp 40 Juta dan sudah dibayarkan terlebih dahulu ke pemilik tanah.

”Masih ada Rp 45 Juta yang belum masyarakat bayar ke pemilik tanah. Kami akan sangat berterimakasih jika 9 Anggota Dewan Dapil III ini berkenan memperjuangkan harapan kami,” katanya.

Menanggapi usulan warga Nitu, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syahbudin langsung meminta kepada Anggota Komisi I DPRD Kota Bima untuk segera memanggil dinas tekhnis untuk membahas masalah Lapangan tersebut.

”Kita harus mendorong ini, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pembelian lahan sebesar Rp 5 Miliar Tahun 2016,” sebut Duta Gerindra.

Anggota DPRD lain, H. Ridwan Mustakim juga berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga Nitu soal penyelesaian pembayaran lapangan. Ia pun berharap warga bersabar karena semua ada prosesnya.

”Kalau tidak bisa diperjuangkan pada APBDP 2016, maka kami akan perjuangkan pada APBD Tahun 2017 mendatang. Yakinlah, permintaan masyarakat ini akan terpenuhi,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *