Radikalisme Tidak Boleh Dibiarkan Berkembang

Mataram, Kahaba.- Semakin berkembangnya paham radikalisme di kalangan masyarakat saat ini, membuat Kanwil Kementrian Agama Provinsi NTB bergerak dan melakukan sejumlah upaya, salah satunya menggelar kegiatan Worksop peningkatan wawasan multikultural untuk para kuli tinta. (Baca. Puluhan Wartawan NTB Ikut Workshop Peningkatan Wawasan Multikultural)

Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi NTB H. Sulaiman Hamid. Foto: Teta

Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi NTB H. Sulaiman Hamid. Foto: Teta

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut untuk mematahkan paham radikalisme yang semakin hari semakin berkembang yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Ini masalah akidah. Kalau dibiarkan, maka kasihan masyarakat,” ujar Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi NTB H. Sulaiman Hamid, Kamis (21/4) saat diwawancarai usai membuka acara Workshop di Mataram.

Paham radikalisme lanjutnya, harus dipatahkan oleh setiap umat manusia dan langkah tersebut sangat membutuhkan peran semua pihak.

“Sebagai umat yang beriman, kita harus sama-sama berjuang mematahkan usaha para kaum paham radikal mengajak umat lainnya di NTB,” ajaknya.

Selain kegiatan Workshop, sambungnya, pihaknya menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’. Melalui kegiatan itu, pihaknya mempunyai kesempatan untuk melakukan pembinaan terhadap seluruh umat. Mulai dari siswa, Perguruan Tinggi maupun masyarakat umum.

“Mereka nanti akan diundang secara khusus  di setiap Masjid untuk mendengarkan kajian-kajian Islam,” tuturnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *