Dianiaya Oknum Bidan, Perawat Masuk RSUD

Kota Bima, Kahaba.- Sri Wahyuningsih (36) PNS yang mengabdi di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Dodu harus dilarikan ke IGD RSUD Bima, Kamis (28/4), karena mengalami luka dibagian kepala, tangan dan kaki. Sri diduga dianiaya oleh LL warga Kelurahan Melayu yang juga bertugas sebagai Bidan Sukarela di Pustu tersebut.

Sri Wahyuningsih saat diwawancara. Foto: Eric

Sri Wahyuningsih saat diwawancara. Foto: Eric

Menurut pengakuan Sri, kejadian bermula saat dirinya menegur pemilik motor yang berada di depan Pustu, untuk dipindahkan ke tempat parkir lain. Karena dua motor tersebut mengganggu jalan masuk pasien yang datang berobat.

“LL yang memiliki motor tidak terima ditegur, kemudian melontarkan kalimat kasar dan melempar saya dengan batu sebanyak tiga kali. Untung batu tidak mengenai saya dan anak yang saya gendong,” ceritanya di RSUD Bima.

Sambungnya, LL kemudian menghampiri Sri dan menendang kakinya hingga terjatuh bersama anaknya. Kemudian LL duduk diatas perutnya dan memukul wajahnya beberapa kali.

“Kejadian ini sudah saya ke Polsek Rasanae Timur untuk di proses. Saya tidak terima dianiaya seperti ini,” kata perawat tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Rasanae Timur  IPTU. Hasnun dikonfirmasi via seluler  membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporanya sudah kami terima dan tengah diproses,” ujarnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *