Waduhh, Sidang Paripurna DPRD Gaduh Lagi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bima, Jum’at (29/4) malam kembali berlangsung gaduh. Sidang dengan agenda membahas sejumlah persoalan penting tersebut diwarnai hujan interupsi dan kritikan dari sebagian Wakil Rakyat.

Paripurna penyampaian hasil Monev dan pembentukan Pansus DPRD Kabupaten Bima. Foto: Ady

Paripurna penyampaian hasil Monev dan pembentukan Pansus DPRD Kabupaten Bima. Foto: Ady

Bahkan, aksi pukul meja Anggota Dewan di ruang sidang utama itu terdengar dan semakin memperkeruh jalannya sidang. Akibatnya, sebagian Kepala SKPD dan jajarannya memilih keluar alias Walk Out dari ruang sidang.

Aksi para pejabat Eksekutif ini kian memicu komentar pedas dari Anggota Dewan karena dinilai tidak menghargai Legislatif beserta Sekda dan para Asisten yang hadir.

“Jalannya sidang memang berlangsung gaduh. Wajar saja, karena kita menyoroti hal yang urgen. Terutama mempertanyakan ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Bima saat paripurna,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis dihubungi via telepon seluler.

Meski begitu kata Edy, sidang paripurna tetap berjalan hingga akhir walaupun dengan sejumlah catatan penting dari Legislatif untuk Eksekutif.

Ada enam agenda yang dibahas dalam sidang paripurna, yakni penyampaian catatan-catatan strategis terhadap LKPJ Kepala Daerah akhir tahun anggaran 2015, keputusan dewan, penyampaian laporan hasil studi banding Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima Tahun 2016, pengumuman calon pengganti Pimpinan DPRD Kabupaten Bima dari Partai Golkar, keputusan dewan dan penutupan masa sidang I tahun sidang 2016.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *