Program Cak Imin Nusantara Mengaji, di Kota Bima 200 Kali Khataman

Kota Bima, Kahaba.- Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang dikenal dengan Cak Imin memprogramkan Nusantara Mengaji.  Program Nasional yang rencananya akan dimulai hari Sabtu tanggal 7 Mei itu pun sudah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bima.

Spanduk Nusantara Mengaji dipasang di Kota Bima. Foto: Bin

Spanduk Nusantara Mengaji dipasang di Kota Bima. Foto: Bin

Koordinator daerah Kota Bima, M. Irfan mengaku, program tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bima. Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin saat menjadi Inspektur Upacara Hardiknas telah menginstruksikan seluruh Ponpes, SMP Sederjat dan SMA sederajat untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Waktu pelaksanaannya hari Sabtu tanggal 7 Mei, selama 24 jam, mulai dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 08.00 hari Minggu tanggal 8 Mei. Jadi seruannya, mengaji di interval waktu itu untuk seluruh rakyat muslim Indonesia, termasuk di Kota Bima,” ujarnya.

Menurut pria yang juga Anggota DPRD Kota Bima itu, program sehari itu tersebut targetnya dilakukan sebanyak 300 ribu kali khataman Al Quran. Sehingga jatah per koordinator masing – masing daerah sebanyak 200 kali khataman, termasuk oleh masyarakat muslim di Kota Bima.

200 kali khataman dimaksud yakni, masing – masing Ponpes dan sekolah yang sudah diinstruksikan Pemerintah Kota Bima melaksanakan program tersebut, dalam satu kelompok yang terdiri sekitar 10 orang, mengaji dan harus khatam. Begitu pun pada sekolah lain.

“Dalam satu sekolah itu bisa dibentuk hingga 10 kelompok atau lebih. Jika dijumlahkan dengan semua Ponpes dan Sekolah di Kota Bima, kami merasa bisa lebih dari 200 kali Khataman,” katanya.

Lantas mengapa memilih waktu 1 Sya’ban? Kader PKB itu menjelaskan, karena pada waktu itu semua umat muslim mulai mempersiapkan diri menyambut bulan Suci Ramadan.

“PKB sudah menghimbau untuk seluruh rakyat Indonesia yang muslim untuk mrlaksanakan Nusantara mengaji tersebut. Di Kota Bima, Nusantara Mengaji ada korelasinya dengan Magrib Mengaji,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *