50 Persen Sekolah Butuh Pembangunan Fisik

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Tajudin menyebutkan sekitar 50 Persen sekolah di Kabupaten Bima masih membutuhkan pembangunan fisik. Sekolah tersebut akan menjadi prioritas pemerintah untuk dianggarkan dalam APBD. Serta bantuan alokasi APBN meski secara bertahap.

Siswa dan Guru Dusun So Nao Desa Punti Kecamatan Soromandi. Foto: Facebook Mikael Jecko Ithong

Siswa dan Guru Dusun So Nao Desa Punti Kecamatan Soromandi. Foto: Facebook Mikael Jecko Ithong

Hal itu kata dia, karena desakan kondisi siswa yang semakin meningkat. Apalagi, beberapa bulan kedepan semua sekolah akan menerima siswa baru.

”Selain ruang belajar, saat ini siswa membutuhkan ruang perpustakaan dan laboraturium,” ungkap Mantan Kepala BKD Kabupaten Bima ini, Selasa (3/5) pagi.

Tajudin mengaku, memang dari sekitar 50 persen sekolah itu ada sekolah yang telah memiliki fasilitas cukup. Hanya saja, banyak yang telah termakan usia sehingga rusak dan perlu diperbaiki.

Meski begitu lanjutnya, Pemerintah Daerah tidak serta merta menanggung semua pembangunan fisik semua sekolah tersebut, karena kemampuan keuangan daerah yang terbatas.

”Sekarang ini, alternatifnya kita melakukan lobi-lobi ke pusat agar bisa mendapatkan anggaran dari sana,” ujarnya.

Dengan perpaduan antara anggaran Daerah dan Pusat katanya, secara bertahap kebutuhan untuk peningkatan pembangunan sekolah di Kabupaten Bima nantinya akan terlaksana sesuai harapan.

”Kerusakan Sekolah ini, ada di SD, SMP dan SMA. Terutama sekolah di desa terpencil, tapi itu tidak semua,” tandasnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *