Enam Hari Pasien RSUD Bima Tanpa Air

Kota Bima,Kahaba.- Enam hari pasien dan keluarga pasien pada Zal Dalam RSUD Bima hidup tanpa setetes air, kondisi demikian diperparah lagi pihak rumah sakit yang enggan merespon keluhan keluarga pasien.  Demi mendapatkan air, pasien dan keluarganya terpaksa mengambil dengan menggunakan alat seadanya pada ruangan lain untuk memenuhi kebutuhan mandi, Cuci dan Kakus.

ilustrasi

ilustasi

Berdasarkan pantauan Kahaba.info Selasa (24/7), Jumlah pasien yang dirawat di dua ruangan yang mengalami ketiadaan air sebanyak 12 pasien, untuk mendapatkan air terpaksa menggunakan alat seadanya dari ruangan lain yang berdekatan bahkan dengan cara membeli air mineral.

Seperti yang dituturkan Nurhayati (50), warga asal Kelurahan Lampe Kota Bima ini mengaku selama enam hari terakhir air pada toilet tidak pernah ada. Dirinya terpaksa mandi, cuci dan kakus dengan air seadanya, bahkan terpaksa membeli air mineral. Nurhayati juga mengeluhkan bila dirinya tidak membayar maka  akan lebih parah lagi pelayanan yang didapatkan.

Demikian pula disampaikan Saidah (40), warga Kelurahan Oi Fo’O, dirinya mengaku sudah sangat kesulitan, apalagi dirinya dalam keadaan sakit, bukannya sembuh dari sakit tetapi menambah kondisi kesehatan memburuk. Pihak rumah sakit sudah dilaporkan sejak awal namun tidak pernah menggubris, bahkan kerap terjadi pembiaran.

keluarga berharap pemerintah Kabupaten Bima memperhatikan sarana dan prasarana pendukungnya, jangan hanya mengejar pemasukan pendapatan saja. RS bukan penjara tetapi tempat berobat untuk sembuh dari sakit.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *