Layanan Telekomunikasi Terganggu, Karena Putusnya Kabel Serat Optik di Bali

Kota Bima, Kahaba.- PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya pelanggan Telkom Group di wilayah Bali, NTB, Kupang dan sekitarnya, menyusul adanya gangguan pada jaringan fiber optik diwilayah Indonesia bagian timur pada hari Selasa (10/5) sekitar pukul 12.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita.

Kepala PT. Telkom Bima, Firman. Foto: Bin

Kepala PT. Telkom Bima, Firman. Foto: Bin

Kepala PT. Telkom Bima, Firman mengatakan, putusnya kabel serat optik tersebut secara otomatis juga menyebabkan putusnya jaringan komunikasi Telkomsel, anak perusahaan Telkom Indonesia. Namun, Telkom telah berhasil mengatasi gangguan tersebut dan seluruh layanan telah berjalan normal.

“Putusnya Kabel serat optik di wilayah Indonesia Timur khususnya di Singaraja, NTB dan wilayah timur sebenarnya bukan semata – mata karena kecerobohan Telkom, namun ada pekerjaan penggalian pipa PDAM yang kemudian terkena kabel serat optik,” ujarnya kepada Kahaba, Rabu (11/5).

Firman menyebutkan, putusnya kabel serat optik tersebut berada di jalur dari arah Gianyar dan klungkung menuju Beach Manhole SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut) ke Mataram.

Gangguan tersebut mengakibatkan tidak berfungsinya seluruh layanan Telkom, yaitu layanan telepon rumah, layanan Indihome, Layanan Data Internet lainnya dan layanan Telkomcel, anak perusahaan Telkom yang ada di Timur Leste. Gangguan ini juga menyebabkan tidak berfungsinya jaringan Telkomsel baik untuk panggilan suara maupun akses.

“Sekali lagi kami menyampaikan permohonan Maaf, meskipun sebetulnya kami sudah mempunyai antisipasi backup network, untuk menghindari kasus seperti ini,” ucapnya.

Kedepan pihaknya akan mencoba koordinasi lebih serius dengan pihak – pihak terkait, seperti Pekerjaan Umum dan PDAM, serta instansi – instasi lain yang utilitasnya bisa saja bersinggungan dengan utilitas Telkom.

“Upaya tersebut dilakukan untuk tetap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *