PC IMM Bima Dilantik, PDM Minta Jaga Almamater

Kota Bima, Kahaba.- Struktur kepengurusan baru Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bima, Senin (16/5) pagi dilantik. Kepengurusan yang dipimpin Harmoko ini akan mengemban amanah untuk masa kerja Tahun 2016-2017. Menggantikan kepengurusan lama di bawah pimpinan Suratman.

Pengurus Cabang IMM Bima saat dilantik di Aula Kantor FKUB, Senin pagi. Foto, Ady

Pengurus Cabang IMM Bima saat dilantik di Aula Kantor FKUB, Senin pagi. Foto, Ady

Proses pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor FKUB Bima. Dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bima, Pimpinan Kampus IAI Muhammadiyah Bima, sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah dan Kasat Binmas Polres Bima Kota.

Beberapa nama kader yang mengisi skuad baru ini antara lain, Harmoko sebagai Ketua Umum, Ahmad Imam sebagai Ketua Bidang Organisasi, Nurwahidah sebagai Ketua Bidang Kader, Hermansyah sebagai Sekretaris Umum dan Tri Handayani sebagai Bendahara Umum.

Ketua PC IMM Bima, Harmoko dalam sambutannya mengatakan, IMM merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia. Eksistensi IMM saat ini tak hanya di dalam negeri, tetapi juga ikut didukung dengan pembentukan Cabang IMM istimewa di luar negeri, yakni di Tiongkok.

IMM kata dia, dalam kiprahnya telah banyak memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga bagi bangsa ini. Fokus gerakan IMM ada tiga, yakni intelektualitas dengan menitikberatkan pemberdayaan kapasitas keilmuan kader yang berkualitas. Kemudian gerakan religius, nilai-nilai Islam dijunjung tinggi oleh kader IMM.

“Terakhir, gerakan humanis. Kader IMM juga dituntut untuk membangun gerakan sosial kemasyarakatan sebagai wujud pengabdian,” jelasnya.

Harmoko berharap, tiga fokus gerakan itu menjadi landasan IMM dalam mengembangkan kemajuan organisasi dan menjawab segala tantangan kehidupan masyarakat.

“Kepada seluruh kader kami mengajak, mari rapatkan barisan untuk bersatu memajukan IMM Cabang Bima,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Bima, Eka Iskandar lebih banyak mengingatkan kepada kader IMM agar lebih mawas diri dan menjaga nama baik almamater organisasi. Jangan sampai hari ini semangat untuk bersama-sama, tetapi pada pertengahan nanti ada yang menciderai perjuangan.

Sehingga kata dia, hal itu menciderai nama organisasi di luar, padahal itu hanya perbuatan oknum. Selain itu, tidak menjual nama organisasi dan menjadikan organisasi untuk meraup keuntungan pribadi.

“Jangan ciderai ideologi dan kebersamaan. Kalau diawali bersama maka akhiri dengan bersama. Kalau sudah bersama maka tidak akan ada yang keluar jalur. Ikat diri dengan khittah organisasi,” ingat Eka yang juga Ketua FKUB Kota Bima ini.

Pelantikan Pimpinan Cabang IMM Bima ini juga dirangkaikan dengan Diskusi Publik dengan tema ‘Meneguhkan Gerakan Sosial dan Mahasiswa Muhammadiyah Sebagai Langkah Perwujudan Diri Bangsa yang Bermartabat’.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *