Dukcapil Harapkan Penambahan Mobil Pelayanan Kependudukan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Luasnya jangkauan wilayah Kabupaten Bima membuat pelayanan keliling pembuatan identitas kependudukan tidak cukup dengan satu unit mobil. Karenanya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bima berharap Pemerintah Pusat dapat menambah lagi mobil pelayanan.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bima, Andi Sirajudin. Foto: Bin

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bima, Andi Sirajudin. Foto: Bin

“Pelayanan keliling menggunakan mobil sangat membantu masyarakat di pelosok. Tapi satu unit saat ini belum mampu melayani dengan maksimal. Untuk itu, kami harapkan ada penambahan lagi satu unit,” harap Kepala Dinas Cukcapil Kabupaten Bima, Andi Sirajudin beberapa hari lalu.

Selain membantu memenuhi identitas kependudukan, tambahan armada satu unit dapat membantu tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar semua masyarakat terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga Tahun 2018 mendatang.

“Bila e-KTP sudah tuntas, maka bisa menekan biaya Pilkada. Tidak ada lagi pemutakhiran, dan tidak ada biaya untuk petugas yang dikeluarkan. Tinggal KPU memberdayakan Kades dan Camat,” terangnya.

Andi mengaku, sudah ada isyarat penambahan satu unit mobil dari Pemerintah Propinsi NTB. Setelah mengajukan proposal dan menyampaikan langsung kepada Gubernur NTB saat rapat di propinsi beberap waktu lalu.

“Mendagri berharap 2017 harus tuntas pelayanan perekaman e-KTP. Ini yang kita kejar. Kita optimis bisa tuntas karena saat ini sudah 82 persen dilaksanakan. Tinggal di desa di wilayah pedalaman,” kata dia.

Selain penambahan mobil, Andi berharap Bupati Bima bisa menempatkan staf laki-laki di Kantor Dukcapil untuk menggantikan sekitar 80 persen stafnya yang diisi perempuan. Keberadaan staf laki-laki dinilainya sangat penting untuk mendukung kerja di lapangan mengelilingi 18 kecamatan.

“Kasihan dengan aktivitas dan rutinitas tinggi serta mobilitas di lapangan kalau sebagai besar staf perempuan. Mudah-mudahan Bupati Bima bisa mempertimbangkannya,” harap dia.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *