Walikota Bima Masuk Nominasi Raih Satyalancana Pembangunan

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin masuk nominasi peraih Penghargaan Satyalancana Pembangunan (SP) bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali melalui siaran Persnya mengatakan, setidaknya ada 4 aspek penilaian yang menjadi pertimbangan BKKBN mengusulkan Walikota Bima sebagai calon penerima SP. Seperti capaian program KB, capaian kegiatan kelompok, berbagai penghargaan yang pernah diraih, dan dukungan politis serta komitmen bagi program KKBPK.

Kemudian pada hari Senin (23/5), Walikota menerima kedatangan tim uji petik calon penerima penghargaan SP. Tim tersebut masing-masing Kasubbag Verifikasi Tanda Kehormatan Sipil Sekretaris Militer (Setmil) Presiden RI, Siti Isroyati, Staf Bagian Verifikasi Gelar dan Tanda Kehormatan Setmil, Titik Sari, Kasubdit Hubungan Dengan Lembaga non Pemerintah, Firdaus.

Lalu, Kasi Pengembangan Hubungan Dengan Lembaga Pemerintah Kabupaten/Kota, Eddy setiadi, Staf Direktorat Binhub, Risfan, Kabid Adpin Perwakilan BKKBN NTB, Setya Budi Irianta, Kasubbid Hubalila Perwakilan BKKBN NTB, Hj. Naniek Sri Dahlia dan Staf Ditbihub, Titik.

Walikota Bima dalam sambutan penerimaannya merasa sangat terhormat karena bisa menjadi salah satu calon penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan, khususnya dalam bidang KKBPK. Penduduk merupakan obyek dan subyek pembangunan. Penataan kependudukan berarti menata fondasi awal pembangunan.

“Dengan atau tanpa penghargaan satyalancana, menata dan membangun kependudukan adalah tanggungjawab dan kewajiban seorang Kepala Daerah. Insya Allah, penghargaan ini akan semakin memacu semangat kami untuk terus meningkatkan kinerja membangun daerah,” katanya.

Menurut Kasubbag Verifikasi Tanda Kehormatan Sipil Sekretaris Militer (Setmil) Presiden RI, penilaian tim uji petik akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan. Tujuannya adalah untuk validasi data, apakah sesuai dengan bahan-bahan yang diajukan.

“Karena ini adalah penghargaan dari Presiden, maka seleksi akan dilakukan lebih lanjut oleh tim khusus dengan melibatkan BIN, Polri, dan KPK, agar penilaiannya bersifat menyeluruh,” paparnya.

Sementara untuk penyerahan penghargaan, akan dilaksanakan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2016 di Kupang NTT.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *