LPPD Kota Bima Terbaik se Bali-Nusra

Kota Bima, Kahaba.- Kota Bima berhasil meraih peringkat ke-38, dalam pelaksanaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2014. Torehan  tersebut merupakan peringkat terbaik, untuk daerah Bali-Nusra.

Kabag APU Setda Kota Bima H. Fakhruddin. Foto: Eric

Kabag APU Setda Kota Bima H. Fakhruddin. Foto: Eric

Hal itu berdasarkan bunyi petikan Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 800-35 Januari tahun 2016, tentang Penetapan Peringkat Dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional.

“Alhamdulillah, Kota Bima meraih hasil terbaik untuk daerah Bali-NUSRA dibandingkan tahun 2013 lalu, kita naik peringkat sebanyak 14 strip,” ujar Kabag Administrasi Pemerintahan Umum (APU) Setda Kota Bima, H. Fakhruddin kepada Kahaba.net, Rabu (25/5).

Prestasi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan laporan LPPD yang akuntabel dan terpercaya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2007, tentang LPPD dan LKPJ. Karena secara tekhnis, laporan LPPD Kota Bima akan diserahkan pada pihak Inspektorat Provinsi NTB, untuk dikoreksi dan evaluasi.

Kemudian hasil dari pemeriksaan tersebut, akan diserahkan kembali kepada Pemerintah Kota Bima untuk evaluasi kembali. Lalu setelah diperbaiki apabila ada data yang kurang, maka dikembalikan kepada pihak Provinsi. Kemudian laporan perbaikan tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Pusat untuk diperiksa dan diberikan penilaian.

Isi LPPD Kota Bima meliputi tiga aspek penting, terkait tataran pengambil kebijakan, pelaksanaan kebijakan serta tingkat pencapaian standar minimal pelayanan. Laporan yang diserahkan tersebut merupakan ukuran kinerja pemerintahan Kota Bima, terhadap realisasi capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Semoga ditahun 2015, laporan LPPD Kota Bima akan memperbaiki peringkat kembali dan membawa nama harum daerah di kancah negara,” harapnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *