Panitia Pilkades Kabupaten Diminta Tidak Egois

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kabupaten Bima, H Wahidin meminta panitia tingkat kabupaten tidak mempertahankan sikap egois dalam menyikapi persoalan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). (Baca. Pilkades 15 Desa Bermasalah, Panitia Saling Tuding)

Rapat dengar pendapat Panitia Pilkades. Foto: Ady

Rapat dengar pendapat Panitia Pilkades. Foto: Ady

Mestinya kata Duta Partai Demokrat ini, kedua pihak panitia bisa mencari solusi persoalan dengan jalan musyawarah. Tidak saling menuding, apalagi masing-masing merasa diri paling benar dalam menjalankan aturan.

“Jangan pertahankan keangkuhan dan kesombongan. Kalau saling pertahankan pendapat tidak akan ada ujungnya,” kata H Wahidin saat rapat dengar pendapat Panitia Pilkades 15 Desa bermasalah dengan Pemerintah Kabupaten Bima dan Panitia Kabupaten, Rabu (25/5) siang.

Terkecuali lanjut Anggota Komisi I ini, Panitia Desa secara jelas melanggar aturan tahapan Pilkades. Namun terlihat dari pengaduan yang disampaikan 15 Desa tidak adanya koordinasi Panitia Kabupaten. Terutama dalam menjelaskan kewenangan dan batas-batas intervensi mereka kepada Panitia Desa.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi I, Sulaiman MT. Wakil Partai Gerindra ini menilai munculkan pengaduan Panitia Desa peserta Pilkades lantaran ketidakjelasan batas tugas Panitia Kabupaten.

“Karena itu, hal ini semestinya tidak terjadi bila Panitia Desa dan Panitia Kabupaten Bima bisa duduk bersama terlebih dahulu untuk membahas mekanisme tahapan Pilkades,” tandasnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *