Berkas Perawat Dianiaya Mandek, Dokter Enggan Beri Keterangan

Kota Bima, Kahaba.- Berkas kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Bidan LL terhadap seorang Perawat Sri Wahyuningsih, hingga hari ini belum rampung. Pasalnya, beberapa orang dokter yang menjadi saksi ahli, enggan menghadiri panggilan Polisi.

Sri Wahyuningsih saat diwawancara. Foto: Eric

Sri Wahyuningsih saat diwawancara. Foto: Eric

Kapolsek Rasanae Timur IPTU Hasnun mengatakan, keterangan saksi ahli dari Dokter dari Rumah Sakit RSUD Bima sangat penting, guna melengkapi berkas kasus tersebut.

“Delik pidananya akan lengkap tergantung hasil pemeriksaan saksi ahli,” ujarnya, Selasa (7/6).

Kata Hasnun, sudah tiga kali pihaknya memanggil dokter yang menjadi saksi ahli dalam penanganan kasus penganiayaan itu. Selain Dokter, Direktur RSUD pun sudah pernah dipanggil, namun tidak ada yang datang.

“Rencananya kami akan datangi mereka di RSUD Bima untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan,” katanya dan menambahkan, setelah berkasnya sudah rampung, maka akan dinaikan ke tahap dua.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *