Forum Anak Himbau Stop Bunyikan Petasan

Kota Bima, Kahaba.- Demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif bagi lingkungan masyarakat, Forum Anak Kota Bima mengimbau kepada seluruh anak Kota Bima untuk tidak bermain petasan di bulan Ramadan.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Himbauan ini kami sampaikan sebagai proses belajar bagi anak untuk dapat menghargai kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa,” kata Ketua Forum Anak Kota Bima, Omar, Rabu (15/6) siang.

Menurut Omar, suara petasan seolah melekat dengan bulan ramadan. Padahal itulah bukanlah Islam. Mirisnya, sebagian besar pengguna petasan adalah anak di bawah umur. Karenanya, seluruh anak diharapkannya menghentikan tindakan tidak bermanfaat dan mengganggu kenyamanan orang yang beribadah tersebut.

Seperti kejadian di Jalan Soekarno Hatta di depan Masjid Sultan Salahuddin beberapa hari lalu kata dia, seorang ibu yang sedang mengendarai motor tiba-tiba jatuh dan pingsan. Penyebabnya lantaran kaget mendengar suara mercun yang dilemparkan sekelompok anak.

“Petasan telah menjadi kesenangan anak-anak. Padahal itu sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Omar berharap, semua anak bisa fokus belajar dan memanfaatkan bulan puasa untuk tadarus Al-Qur’an atau hal-hal bermanfaat lainnya. Bukan sebaliknya, melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.

Ia menambahkan, Forum Anak Kota Bima merupakan sebuah wadah dalam upaya mewujudkan hak-hak anak dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan berbangsa. Forum anak juga sebagai wahana untuk komunikasi dan interaksi anak Kota Bima. Selain fungsi itu forum anak memiliki andil dalam menyampaikan aspirasi hak anak.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *