Setelah di Rampok, Sang Biduan Pun Diperkosa

Kota Bima, Kahaba.- Aksi perampokan disertai pemerkosaan menimpa biduan asal Kelurahan Rontu.  Korban sebut saja Bunga (19). Ia dirampok dan diperkosa oleh segerombolan penjahat di sekitar jalan lintas Kelurahan Kumbe menuju Desa Ntonggu, tepatnya di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah. Kejadian berlangsung,  Selasa Sore (7/8) sekitar pukul 17.00 Wita.

Ilustrasi

Dari penuturan Bunga di depan Polisi saat menjalani pemeriksaan di Polsek Rasanae Timur, Ia mengaku dirinya saat itu pulang dari Desa Ntonggu dengan menggunakan motor jenis Vario warna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) EA 4843 XE.  Ia mengaku selain merampok motor pelaku yang berjumlah empat orang itu, para pelaku pun memperkosa dirinya.

Bunga menjelaskan, sebelumnya para pelaku mengikat tangan dan kaki serta menutup mulutnya dengan menggunakan kain dan menggiringnya ke dalam semak-semak. Awalnya, saat Bunga membawa motor, para pelaku tiba-tiba muncul dari balik semak-semak dan langsung mencegat dirinya. Aksi bejat pun di lakukan pelaku tanpa belas kasihan.

Usai merampok dan memperkosam, pelaku kemudian meninggalkan Bunga dalam keadaan terikat. Beberapa saat kemudian, Bunga  ditemukan warga sekitar yang kemudian membantunya hingga di bawa ke kantor polisi terdekat. Korban kini menjalani pemeriksaan dan telah diamankan pihak kepolisian resort Bima Kota. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *