SMAN 1 Wajar Dapat Predikat tidak Jujur

Kota Bima, Kahaba.- Penerimaan siswa baru di SMAN 1 Kota Bima yang menuai masalah sampai juga ditelinga Dikpora Kota Bima. Mengetahui hal tersebut, instansi pendidikan tersebut langsung menyikapi dan segera memanggil Ketua Panitia dan Kepala Sekolah setempat. (Baca. Diduga SMAN 1 Terima Siswa Baru dari Uang Suap)

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Eric

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Eric

“Kasus ini jelas mencoreng dunia pendidikan. Bila ini terbukti benar, maka wajar saja penghargaan predikat sekolah tidak jujur melekat pada SMAN 1 Kota Bima,” ujar Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H.Alwi Yasin kepada kahaba.net Jumat (1/7).

Secara tekhnis kata Alwi, sistem pengumuman penerimaan siswa didik baru (PSDB) pada setiap sekolah diwajibkan dilakukan satu kali saja. Sehingga akuntabilitas dan realitas data tersebut diakui keakuratannya. Tapi bila dilakukan sebanyak dua kali, maka akan menimbulkan polemik.

“Belum ada dalam sejarah pendidikan pengumuman kelulusan dilakukan dua kali. Apalagi tanpa dilakukan rapat bersama dewan guru setempat, maupun panitia penerimaan siswa baru,” sorotnya.

Menurut dia, selain ribetnya alur seleksi penerimaan siswa baru, praktis memberikan hasil yang menuai polemik. Dampaknya, tentu menyebabkan iklim pendidikan yang tidak baik, dan menimbulkan rasa tidak percaya terhadap SMAN 1 Kota Bima, sebagai sekolah terpercaya menjadi sekolah yang amburadul.

“Untuk mengurai permasalahan tersebut, Dikpora segera melakukan pemanggilan untuk klarifikasi pada hari ini juga (Jumat/1/7),” bebernya.

Terkait adanya uang suap yang mencapai jutaan rupiah, pihaknya juga akan telusuri, agar semuanya transparan dan wali murid yang merasa kecewa dapat mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di SMAN 1 Kota Bima.

“Bila terbukti benar ada uang pelicin, untuk memuluskan siswa masuk SMAN 1, maka ini akan kembali mencoreng dunia pendidikan,” tambahnya.

*Eric  

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Saidatul Mufida ,S.Pd.

    Membawa amanah dunia pendidikan dibawah naungan politik sekolah gratis sungguh amat berat. Para pendidik harus hati-hati dalam menerapkan kebijakan. Masyarakat juga d himbau utk bijaksana menyikapi fenomena sekolah gratis. Bersyukurlah…. Mari menjaga nama baik dunia pendidikan kota bima.

  2. Si pemikir

    Yang sabar ya untuk bapak ibu guru d SMA 1, ini merupakan cobaan dari tuhan, mmang jika disaat kita berada dipuncak kejayaan tentu pasti ada yang tidak menyukainya, pasti.
    Kita sebagai manusia yang mempunyai akal pikiran, dan memiliki sebuah pemahaman agama tentu saja kita jangan pernah menganggap SMA 1 itu sekolah yang buruk, tidak jujur DLL, Disaat terdapat 1 kesalahan yg sudah benar-benar nyata telah dilakukannya, kita kebanyakan orang hanya melihat 1 kesalahannya itu saja jarang melihat 1000 kelebihannya. Kenapa kita tidak berpikir Kenapa SMA 1 itu di panggil sebagai sekolah favorit? Kenapa SMA 1 dianggap SMA terbaik di bima? Karena ini disebabkan oleh jerih payah guru”nya yang mengajar termasuk kepseknya yg luar biasa.
    Semoga guru” serta kepseknya di mudahkan dan bisa cepat selesai dengan kasus ini.

    Mmang terkadang orang bisa berkata buruk tanpa bisa memahami posisi yang dihadapi orang tsb, saya ingin bertanya sama orang” yang berkomentar buruk : apakah kmu tidak pernah berbuat kesalahan ? Apakah kamu bisa menjadi seorang guru ? Menjadi seorang pemimpin?, yang bisa membuat sekolahmu menjadi terbaik seperti SMA 1 sekarang? Apakah sekolah lain baik guru” dan pemimpin”nya tidak pernah melakukan suatu kesalahan? Pikir kan jawabannya. Jadi pahamilah keadaan orang lain dan jangan pernah berprasangka buruk, karena kalian tidak tau bahwa seberapa pentingnya SMA 1 bagi masyarakat khususnya daerah bima. karena cara guru kepsek dan segala jajarannyalah yg mengajar sehingga SMA 1 itu menjadi SMA terbaik, karna disitulah banyak yang akan menjadi calon” rakyat bima yang pandai yang akan membuat dan menata daerah bima menjadi daerah yang maju untuk kita, anak” kita, dan untuk indonesia kelak.

    SMA 1 akan selalu berjaya untuk BIMA dan INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *