Ini Kriteria Sekda Kota Bima Keinginan Dewan

Kota Bima, Kahaba.- Bulan Oktober 2016, jabatan HM. Rum sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima akan berkahir. Pemerintah bulan ini mulai menyeleksi sejumlah nama untuk ditunjuk, kemudian ditetapkan sebagai pejabat tertinggi di birokrasi.

Ilustrasi

Ilustrasi

Dari DPRD Kota Bima, menginginkan agar Kepala Daerah bisa lebih teliti melihat latarbelakang calon Sekda. Tidak cacat moral, tidak tersandung kasus korupsi dan yang terutama mampu membangun komunikasi dengan semua pihak, terutama dengan Legislatif.

“Mengingat jabatan Sekda akan berakhir, maka sudah saatnya Kepala Daerah segera membentuk Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda. Lebih cepat lebih baik, agar lebih banyak waktu melihat dan mempertimbangkan sejumlah nama yang akan diajukan ke Provinsi,” saran Anggota DPRD Kota Bima, Anwar Arman.

Menurut dia, jabatan Sekda sejatinya menjadi poros bagi semua pihak. Menjadi jembatan bagi lembaga Legislatif, masyarakat dan tentunya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara kriteria yang disarankannya, Sekda selain memiliki intelegensi tinggi, juga harus mempunyai kemampuan managerial, berwibawa, bijaksana dan tegas. Kemudian mempunyai pengalaman yang cukup baik saat tiga kali menjadi Kepala SKPD.

“Siapapun Sekda yang terpilih, yang jelas Sekda tersebut harus bisa bekerjasama dengan Kepala Daerah, dan mampu berkomunikasi dengan baik,” inginnya.

Kemudian anggota DPRD duta PPP, Taufik HAK menginginkan agar kedepan Sekda Kota Bima harus lebih baik dari saat ini. Dibutuhkan tenaga dan pikiran ekstra, guna menjawab serta mengambil kebijakan dalam dinamika pemerintahan.

Melalui pemilihan Sekda yang tepat, maka tugas pemerintahan akan berjalan dengan mulus sesuai dengan harapan semua pihak. Tentu, melalui komunikasi yang baik, antara Pemerintah dan Legislatif dan juga masyarakat.

“Menurut saya, jabatan Sekda sejak dulu didominasi oleh pria. Sehingga semoga saja di tahun ini, akan ada keterwakilan perempuan untuk menjadi Sekda,” harapnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *