Acara Dekranasda, Jalan Protokol Ditutup, Pengguna Jalan Ngeluh

Kota Bima, Kahaba.- Sabtu sore (13/8), pengguna jalan negara di Kota Bima banyak yang putar haluan, setelah melihat panggung dengan ornamen putih berdiri gagah, menutupi seluruh ruas jalan di depan kantor Walikota Bima.

Panggung acara Dekranasda Kota Bima dibangun dan menutup jalan. Foto: Bin

Panggung acara Dekranasda Kota Bima dibangun dan menutup jalan. Foto: Bin

Begitu pun terlihat pengguna jalan dari arah timur jalan protokoler tersebut. Kendaraan tidak bisa melintas, karena seluruh badan jalan tertutup panggung. Pilihannya, kendaraan dari Traffick Light kantor Walikota Bima, harus belok kiri melewati jalan Pendidikan dan kanan jalan Garuda.

Yah, suasana arus lalu lintas di dua jalan itu, sore tadi nampak ramai. Pasalnya, tepat didepan kantor Pemerintah Kota Bima, sedang dipersiapkan acara akan yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima, malam ini. Acara tersebut kabarnya akan dihadiri sejumlah mantan peragawati Nasional.

Namun, kondisi arus lalu lintas yang terganggu di jalan Negara tersebut justeru dikeluhkan para pengguna jalan. Bagaimana tidak, karena baru kali ini jalan negara ditutup seluruhnya, hanya untuk kepentingan acara Dekranasda Kota Bima.

Salah seorang pengguna jalan Amir mengaku, kaget melihat panggung di depan kantor Walikota Bima. Dari arah barat dirinya melaju dengan kecepatan sedang, kemudian terhenti dan terpaksa putar haluan. Padahal dirinya sedang buru – buru, karena hari sudah mau magrib.

“Kalau merasa terganggu sih jelas terganggu. Biasanya kalau ada acara di jalan negara, hanya setengah badan jalan saja yang dipakai, tidak seluruh ruas jalan seperti ini,” keluh pengendara motor itu.

Sama halnya disampaikan salah seorang pengendara mobil. Pria itu juga datang dari arah barat. Sempat berhenti dan turun dari mobil untuk melihat panggung apa yang berdiri di depan Kantor Walikota Bima.

“Acara kan bisa diadakan di dalam halaman kantor Walikota Bima, atau di dalam Paruga Nae Convention Hall. Tidak mesti tutup semua ruas jalan protokol,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pria berkacamata, terlihat seperti panitia kegiatan, tengah sibuk dan memerintah anggota Pol PP disekitar panggung. Saat ditanyakan sedang ada kegiatan apa dan kenapa harus menutup seluruh jalan negara, dijawab ada acara Dekranasda Kota Bima.

“Nanti malam ada acara Dekranasda Kota Bima. Jalan ditutup, yah biasa kegiatan dunia,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *