Warga Ancam Bongkar Paksa Lapak Permanen

Kota Bima, Kahaba.- Pembangunan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di dalam Lapangan Pahlawan Raba oleh Pemerintah Kota (pemkot) Bima menuai protes dan kecaman dari warga sekitar, bahkan saat acara penyerapan aspirasi oleh anggota DPRD khusus Dapil III, Selasa malam (14/8) di kediaman duta PBB, H. Muhtar Yasin, warga ancam akan membongkar paksa bila tidak segera di tertibkan.

Iliustrasi

Sepeti yang disampaikan, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Rabadompu Barat, Dege (50), dihadapan para wakil rakyat menilai pengerjaan pembangunan permanen lapak bagi para PKL di Lapangan Pahlawan Raba sudah sangat meresahkan warga sekitar umumnya warga Kota Bima. Lapangan Pahlawan memiliki nilai sejarah bagi masyarakat dan merupakan satu-satunya sarana olah raga yang tersedia saat ini.
Dengan pengerjaan permanen lapak para pedagang oleh pemerintah sudah menunjukan betapa pemerintah juga tidak pernah memikirkan keberadaan Lapangan tersebut dan hanya memikirkan kepentingan ekonomi sesaat politik tahun 2013 mendatang.

“Keberadaan sarana olahraga sangat dibutuhkan saat ini, jika kemudian dialih fungsikan maka dimana lagi warga dapat menggelar kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” ujar Dege.

Hal senada juga disampaikan tokoh muda Kelurahan Rabadompu Timur, Sunardi alias HB. Dengan lantang HB mengatakan bila pemerintah melalui Dinas Perindustrian, Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) tidak mengindahkan permintaan warga untuk membongkar lapak-lapak permanen yang dibangun, maka warga akan menggelar aksi pembongkaran paksa terhadap lapak tersebut. [BS]

“Kami harap semua pihak dapat memikirkan dan menyelesaikan masalah ini,” harap HB.

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *