Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Sengketa Agraria di Tambora

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menindaklanjuti aspirasi warga Desa Oi Katupa, Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD Kabupaten Bima sudah menggelar pertemuan. Hasilnya, DPRD bersama instansi terkait seperti Dinas Perkebunan, Bagian Hukum, Dinas Kehutanan, melakukan investigasi lapangan bersama. (Baca. Sengketa Agraria di Tambora, Perda tidak Boleh Kalah dari HGU)

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

“Tindaklanjut aspirasi warga Desa Oi Katupa kemarin DPRD berjanji memanggil Pemerintah Daerah. Kemudian Bupati Bima memerintahkan sejumlah Instansi terkait untuk bersama Dewan membahas persoalan tersebut. Kemudian disepakati, dilakukan investigasi lapangan,” ujar Kasubbag Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Suryadin. (Baca. Ratusan Rakyat Oi Katupa Gelar Aksi Jalan Kaki dari Tambora ke DPRD)

Kata Suryadin, investigasi dilakukan untuk melihat langsung fakta – fakta di lapangan. Apakah benar adanya penggusuran kuburan, hilangnya mata air di Desa tersbeut, kemudian masalah batas batas desa.

Dari hasil investigasi lapanga, sambungnya, nanti akan ada rekomendasi dari DPRD Kabupaten Bima. Kemudian, rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti rekomendasi itu dengan mencarikan solusi terbaik yang tidak merugikan kedua belah pihak. Tapi sebelum solusi disampaikan, semua akan diteliti dengan baik,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *