KPU Gelar Pendidikan Pemilu di SMAN 1

Kabupaten Bima, Kahaba.- KPU Kota Bima menggelar pendidikan pemilu di hadapan puluhan orang pelajar di SMAN 1 Kota Bima, Sabtu (27/8). Kegiatan itu bertujuan mendorong partisipasi aktif dari pemilih pemula pada Pilkada 2018 mendatang.

Ketua KPU memberikan penghargaan kepada pelajar SMAN 1 Kota Bima usai pendidikan politik. Foto: Dok. KPU Kota Bima

Ketua KPU memberikan penghargaan kepada pelajar SMAN 1 Kota Bima usai pendidikan politik. Foto: Dok. KPU Kota Bima

Ketua KPU Kota Bima, Bukhari mengatakan, SMAN 1 dipilih sebagai sekolah pertama untuk rangkaian kegiatan Goes to School. Pada kegiatan yang dihelat di aula sekolah itu, diikuti sekitar 40 perwakilan siswa yang akan masuk usia pemilih pada tahun 2018.

“Usia pelajar yang ikut kegiatan tadi rata rata 17 tahun. Jadi nanti saat Pilkada 2018, pelajar bisa ikut sebagai pemilih,” katanya.

Pada kesempatan itu, seluruh devisi menyampaikan materi. Seperti dirinya menyampaikan materi demokrasi dan pemilu, Devisi Umum Logistik dan Keuangan HM. Saleh menyampaikan sejarah penyelenggaran pemilu.

Kemudian Fatmatul Fitria selaku Devisi Tekhnis, menyampaikan materi penyelengara dan penyelenggaran pemilu, Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Agus Salim menyampaikan materi pentingnya pemilih pemula. Sementara Tamrin, Devisi Hukum menyampaikan materi penyelesaian sengketa hukum.

Pelajar saat mengikuti pendidikan pemilu yang digelar KPU Kota Bima. Foto: Dok. KPU Kota Bima

Pelajar saat mengikuti pendidikan pemilu yang digelar KPU Kota Bima. Foto: Dok. KPU Kota Bima

“Kegiatan ini disambut baik oleh pelajar dan Kepala sekolah setempat. Kepala sekolah berterimakasih dengan kegiatan tersebut, apalagi diawali di SMAN 1 Kota Bima. Kepala sekolah juga berharap semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan di waktu waktu mendatang,” ujarnya.

Diakui Bukhari, kegiatan itu bertujuan, memberikan pendidikan bagi pemilih pemula, agar bisa berpartisipasi aktif pada Pemilu 2018 mendatang. Karena dari data setiap tahun, pihaknya melihat data pelajar yang tamat setiap tahun sekitar 2.500 orang.

“Artinya penambahan jumlah pemilih pemula ini signifikan. Sesungguhnya ini menjadi tugas KPU memberikan informasi Pemilu kepada setiap pemilih, terutama pemilih pemula,” paparnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *