Menang Aklamasi, Umi Dinda Kembali Pimpin Golkar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima kembali memenangkan Hj Indah Damayanti Putri (Umi Dinda) sebagai Ketua Umum Periode 2016-2021. Tidak ada calon lain dalam Musda yang digelar Hotel Mutmainnah Kota Bima, Rabu (31/9) pagi ini. Karena Umi Dinda mendapatkan dukungan penuh dari peserta sehingga menang secara aklamasi.

Suasana Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima. Foto: Ady

Suasana Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima. Foto: Ady

Terpilihnya kembali Umi Dinda mengokohkan tongkat estafet kepemimpinan di Golkar selama empat periode berturut-turut. Mulai dari mendiang suaminnya, H Ferry Zulkarnain (Mantan Bupati Bima) selama dua periode, dilanjutkan Umi Dinda dua periode terakhir sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima.

“Alhamdulillah Musda sudah selesai dilaksanakan, Umi Dinda terpilih kembali secara aklamasi,” kata Panitia Pengarah, Suryadin kepada media ini.

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Bima ini menegaskan, semua peserta dari semua unsur partai beringin tersebut secara bulat mendukung penuh Umi Dinda sebagai Ketua Umum DPD II.

“Untuk struktur kepengurusan lainnya belum diketahui karena akan ditetapkan dalam rapat formatur, termasuk posisi Sekretaris DPD II,” ujarnya.

Dukungan terhadap Umi Dinda juga secara terang-terangan disampaikan Perwakilan DPD I Partai Golkar Provinsi NTB, H Hafid dalam sambutannya saat pembukaan Musda IX. Wakil Ketua Bidang OKK ini menegaskan kepemimpinan Umi Dinda harus dilanjutkan dan dipertahankan kembali.

Pantauan media ini, sejumlah tokoh Partai Golkar ikut hadir dalam pembukaan Musda. Seperti Anggota DPR RI Fraksi Golkar, H Muhammad Lutfi, Subhan M Noer, Hj Ferra Amalia, Wahyudin, H Muhammad, sejumlah perwakilan DPD I dan pengurus Partai Golkar hingga tingkat PAC.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *