Kelompok Lestari Sambori Jadi Duta NTB Lomba TOGA Tingkat Nasional

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kelompok Asuhan Mandiri Lestari Desa Sambori Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima menjadi satu-satunya wakil Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Lomba Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tahun 2016 tingkat nasional.

Tim penilai Lomba TOGA. Foto: Hum

Tim penilai Lomba TOGA. Foto: Hum

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hefdin Umar menjelaskan, kepastian tersebut setelah kabar dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui surat Nomor: DM 05.01/IV.I/15 15/2016 tentang pemberitahuan nominator penilaian pemanfaatan tanaman obat keluarga tingkat nasional.

“Penilaian pemanfaatan TOGA tingkat nasional tahun ini mencakup 3 kategori yaitu wilayah perkotaan, perdesaan dan kategori wilayah terpencil dan sangat terpencil akan dilakukan pada 12 kelurahan dan desa se-Indonesia,” ujarnya.

Masing-masing kategori tersebut terdapat 4 kelurahan dan desa sebagai nominasi. Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Lestari Desa Sambori akan memperebutkan Juara bersama desa Teru-Teru Kecamatan Loloda Utara Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara, Desa Tolombukan Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara dan desa Motaulun Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur.

“Tim dari Kementerian Kesehatan, Kemendagri dan Tim Penggerak PKK Pusat akan melakukan verifikasi pada 4 provinsi mulai tanggal 5 sampai dengan 30 September 2016.  Kelompok Asman Lestari Desa Sambori itu akan diverifikasi pada tanggal 15 sampai dengan 18 September 2016,” jelas Hefdin.

Kelompok tersebut secara luar biasa telah melakukan penanaman lebih satu 270 jenis tanaman obat tradisional dan saat ini tercatat hampir 170 jenis taken an, sehingga mendapatkan juara I  Tingkat NTB beberapa waktu lalu.

Menghadapi tahapan verifikasi ini, Dinas Kesehatan, Camat Lambitu dan instansi terkait  akan melakukan serangkaian pembinaan.

“Mudah-mudahan dengan kebersamaan seluruh instansi terkait, Desa Sambori akan mendapatkan penghargaan terbaik di tingkat nasional,” harapnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *