Bulog Dapat Tugas Baru, Menjaga Stabilisasi Harga Gula

Kota Bima, Kahaba.- Bulog kini mendapat tugas baru dari pemerintah pusat. Selain mengurus beras dan bawang, Bulog juga ditugaskan untuk menjaga stabilisasi harga gula ditingkat daerah.

Kepala Bulog Subdivre II Regional Bima R. Gunadharma. Foto: Noval

Kepala Bulog Subdivre II Regional Bima R. Gunadharma. Foto: Noval

Kepala Bulog Sub Divre II Bima, R. Gunadharma mengatakan, tugas tambahan itu sudah mulai dilaksanakan Selasa kemarin. Sesuai intruksi pusat, stock gula akan di Operasi Pasar (OP), dengan harga kita sebesar Rp 12.500 per kilo, dari harga pasar sebanyak Rp 15.500 per kilo.

“Hari ini sebagian masyarakat sudah mendatangi Gudang Jatiwangi untuk membeli gula. Besok akan mulai digelar OP di sejumlah Desa, Kelurahan dan instansi pemerintah. Bahkan besok kami membuka OP didepan Kantor Bulog Bima,” ujarnya, Rabu (7/9).

Diakuinya, gula diambil dari PTPN di pulau Jawa. Dari jawa kemudian disebarkan di daerah, termasuk Bima. Upaya tersebut pun sudah disosialisasikan ke pemerintah, melalui Dinas terkait dan Kepala Daerah.

Dijelaskannya juga, perlu dibedakan peran stabiliasai harga dan perdagangan. Jika harga gula mulai diatas Rp 12.500 perkilogram, maka harganya harus segera distabilisasi. Kalau sudah dibawah itu, Bulog tidak akan menggelar OP.

“Kalau didiamkan, maka akan terjadi inflasi,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *