Bagian APU Gelar Rakor Pembakuan Penamaan Rupabumi

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima melalui Bagian Administrasi Pemerintahan Umum (APU) Setda Kota Bima menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembakuan penamaan rupabumi, Rabu (7/9). Kegiatan tersebut diikuti pemerintah Kecamatan Mpunda dan Raba serta 21 Lurah di dua kecamatan tersebut.

Rakor Pembakuan Penamaan Rupabumi. Foto: Eric

Rakor Pembakuan Penamaan Rupabumi. Foto: Eric

Asisten II Setda Kota Bima, H. Zulkifli saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, pembakuan nama rupabumi atau tempat sangat penting. Karena kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam menentukan titik akses langsung terhadap sumber informasi.

“Rupabumi kita mempunyai arti, sejarah serta berhubungan dengan kearifan lokal  budaya masyarakat,” ujar Assisten II Setda Kota Bima, H. Zulkifli.

Kegiatan rakor ini juga merupakan dasar bagi pemerintah daerah untuk menata kembali nama-nama rupabumi unsur buatan diwilayahnya. Hal itu tercantum dalam Perpres No.112/2006, tentang tim nasional pembakuan rupabumi dan Permendagri 39/2008 tentang pedoman umum pembakuan nama rupabumi dan Permendagri No.35 tahun 2009, tentang pedoman pembentukan panitia pembekuan nama rupabumi.

“Aturan ini merupakan proses penetapan nama rupabumi yang baku oleh lembaga yang berwenang baik secara nasional maupun internasional. Sedangkan untuk wilayah di Kota Bima, untuk pemerintah Kecamatan dan Kelurahan untuk segera mengisi penamaan rupa bumi sesuai data yang diberikan,” jelasnya.

Pembakuan rupabumi juga berhubungan dengan fenomena budaya masyarakat. Demikian pula unsur buatan adalah bagian rupabumi yang dibuat oleh manusia. Contohnya perumahan, situs sejarah, hotel, taman bermain dan sebagainya.

“Diharapkan agar dokumen rupabumi yang telah dibagikan, agar di isi dan diserahkan kembali kepada pemerintah Kota Bima melalui Bagian APU. Agar dapat dijadikan penamaan unsur geografi dan topografi,” tandasnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *