Pasar Amahami Nunggak Bayar Air, Pasokan Dihentikan

Kota Bima, Kahaba.- Selama empat bulan UPT. Pasar Amahami belum membayar biaya pemasangan baru instalasi PDAM. Selain itu, rekening air hingga saat ini juga belum dibayar. Padahal tagihan sudah dilakukan, tapi tak juga membayar.

Kondisi pasar Amahami sekarang. Foto: Ady

Kondisi pasar Amahami sekarang. Foto: Ady

Direktur Tekhnik PDAM Bima, H. Maman Mansyur kepada kahaba.net mengungkapkan, UPT. Pasar Amahami belum membayar biaya pemasangan baru instalasi PDAM sekitar Rp 4 juta. Sementara rekening air nunggak selama empat bulan.

Karena tunggakan tersebut, PDAM akhirnya memberhentikan untuk sementara aliran air di Pasar Amahami. Untuk sementara, pedagang maupun masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas air, diharap maklum karena pasokana air telah diberhentikan.

“Bila pembayaran belum dilunasi, maka PDAM juga tetap tidak bisa menyalurkan air ke pasar amahami,” tegasnya, Selasa (13/9).

Diakuinya, karena pasokan air dihentikan sementara, pihaknya pernah mengusulkan agar penyaluran air menggunakan mobil tanki. Tapi usulan itu tidak diterima oleh kepala UPT. Pasar Amahami yang saat itu dijabat Wijaya Kusuma.

Sementara itu, Kepala UPT. Pasar Amahami Wijaya Kusuma yang dicoba dikonfirmasi belum berhasil dihubungi. Ditemui di kantornya, tidak ada ditempat.

Kemudian Kepala DPPKAD yang juga hendak dihubungi untuk menanyakan masalah tersebut, juga sedang sibuk karena menggelar rapat.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *