Akbid Harapan Bunda Bima Cetak 65 Wisudawati

Kota Bima, Kahaba.- Akbid Harapan Bunda Bima menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda lulusan dan pelantikan mahasiswa angkatan ke-VIII, Rabu (14/9) di gedung Paruga Nae Convention Hall.

Wisuda Akbid Harapan Bunda Bima. Foto: Eric

Wisuda Akbid Harapan Bunda Bima. Foto: Eric

Pengukuhan dan pengambilan sumpah 65 Wisudawati itu dipimpin Direktur Akbid Harapan Bunda Bima Rostina, Ketua Yayasan H. Dahlan, perwakilan kopertis wilayah VIII Bali-Nusra, serta perwakilan Pemerintah Kota Bima yang dihadiri Wakil Walikota H. Arahman H. Abidin.

Direktur Akbid Harapan Bunda Bima Dalam Rostina dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan disertai prestasi yang telah diraih seluruh wisudawan. Dimana selama mengikuti seluruh program, dan rangakaian perkuliahan dapat terselesaikan dengan baik. Terbukti seluruh wisudawati meraih predikat sarjana kebidanan, dengan nilai yang memuaskan.

“Selamat kepada wisudawan, kedepan pengabdian serta ilmu kalian dinanti masyarakat,” ujarnya.

Perempuan yang bergelar Magister Kesehatan mengatakan, Akbid Harapan Bunda pada tahun 2015-2020 berkomitmen menghasilkan tenaga kesehatan bidan vokasional yang berkompeten, baik dalam bidang kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana.

Komitmen tersebut diaplikasi dengan terus meningkatkan penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang unggul dibidang kebidanan. Dimana misi Akbid ingin mengembangkan penelitian yang berbasis kesehatan reproduksi ibu dan anak.

Para wisudawati Akbid Harapan  Bunda Bima saat mengikuti proses wisuda. Foto: Eric

Para wisudawati Akbid Harapan Bunda Bima saat mengikuti proses wisuda. Foto: Eric

Rostina menuturkan, dalam mencetak generasi bidan yang handal, kampus juga turut mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dan kerja keras seluruh civitas akademik, yang bekerja secara totalitas sehingga membantu mahasiswa dapat menyelesaikan perkuliahan dengan tepat waktu.

“Terimakasih jajaran pegawai dan dosen atas kerja keras dan pengabdiannya, karena berkat tugas tersebut telah berhasil mencetak bidan terbaik dan berkualitas. Sehingga siap secara keahlian dan ilmu untuk terjun di lapangan dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, sejak tahun 2007 berkarya, kampus sejuk yang dipimpinnya telah tujuh kali melaksanakan acara wisuda, dan telah menamatkan lebih dari 560 alumni kebidanan. Lulusan banyak terserap di dunia kerja, baik di lingkup pemerintah daerah dan juga mandiri.

Kemudian dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan sumber daya manusia (SDM). Pihak kampus, setiap tahun terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu akademik, sebab menjadi faktor bagi kemajuan pembangunan.

“Bukti keseriusan kami, dengan memberangkatkan dosen untuk melanjutkan pendidikan S2 ke luar daerah. Hal ini semata meningkatkan mutu dan kualitas pengajar,” imbuhnya.

Rostina kemudian mengamanahkan kepada wisudawan, untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan diri saat berada di tengah-tengah  masyarakat.

“Jaga nama baik almamater kampus, kini tanggung jawab setelah menyandang gelar ahli madya kebidanan menjadi milik kalian seutuhnya. Teruslah berkarya, dan baktikan diri untuk masyarakat bangsa dan negara,” tegasnya.

Wakil Walikota Bima saat menyampaikan sambutan pada acara Wisuda Akbid Harapan Bunda Bima. Foto: Eric

Wakil Walikota Bima saat menyampaikan sambutan pada acara Wisuda Akbid Harapan Bunda Bima. Foto: Eric

Sementara itu Wakil Walikota Bima, H. Arahman H. Abidin menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas prestasi wisudawan yang telah resmi menyandang status Ahli Madya Bidan, beserta segala tanggungjawab yang melekat pada profesi tersebut.

“Gelar yang didapatkan, merupakan bagian tanggung jawab. Baik secara moral, intelektual dan juga sosial. Maka dari itu, sebagai bidan harus siap mengabdi menjadi tenaga kesehatan dimanapun tenaganya diperlukan,” katanya.

Kedepan, sambungnya, tantangan telah menunggu kepada wisudawati, mengingat informasi serta tekhnologi semakin canggih dan mudah untuk diakses. Tapi hendaknya tantangan itu dijadikan motivasi untuk lebih maju, dan membuka peluang dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Yang dilakukan Akbid Harapan Bunda Bima sampai saat ini, menurut dia, merupakan jawaban dari harapan semua. Karena setiap tahun terus mencetak generasi yang berkualitas dan berprestasi. Sehingga siap secara kemampuan serta mental untuk terjun di dunia kerja serta kehidupan sosial masyarakat.

Harapan tersebut tentunya, harus mampu dijawab oleh para tenaga kesehatan, dalam menjalankan profesi haruslah tetap berpegang teguh pada etika dan norma yang berlaku.

“Kunci menjadi tenaga medis, yaitu harus menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan proporsinya,” tuturnya.

Pada acara tersebut, juga disebutkan 10 wisudawati terbaik dan berhak mendapatkan piagam penghargaan dan bonus. 10 orang itu masing – masing Nurul Awalia dengan IPK 3,60, RSH Windriyani dengan IPK 3,58, Megawati IPK 3,53, Nandry Indriana dengan IPK 3,52.

Kemudian, Siti Nurmala Rahmad dengan IPK 3,52, Jumiati Putri Wijaya dengan IPK 3,51, lalu diikuti Margaret Rutche dengan IPK 3,15, Irma Yulianti IPK 2,97 dan Ainun Sakinah dengan IPK 3,12.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *