Pasar Amahami Nunggak Bayar Air, Dewan: Malu-Maluin !

Kota Bima, Kahaba.- UPT. Pasar Amahami ternyata belum membayar biaya pemasangan baru instalasi PDAM, selama empat bulan. Tidak hanya itu, rekening air hingga saat ini juga belum dibayar. (Baca. Pasar Amahami Nunggak Bayar Air, Pasokan Dihentikan)

Anggota DPRD Kota Bima H. Armansyah. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima H. Armansyah. Foto: Bin

Nunggak pembayaran tersebut pun disorot oleh Anggota DPRD Kota Bima, H. Armansyah. Pasalnya, waktu empat bulan pemasangan baru dan pembayaran rekening air terbilang sudah cukup lama.

“Ko’ bisa nunggak, bukannya SKPD terkait sudah mengalokasikan anggaran. Sikap pihak UPT. Pasar Amahami malu – maluin,” sorotnya.

Menurut duta PKS itu, anggaran untuk pembayaran hal-hal seperti itu tentu sudah tertuang dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) Dinas. Jadi setiap bulannya, bisa dibayarkan.

“Tiap bulan yang ngurus Pasar Amahami itu ngapain, sampai tidak membayar biaya pemasangan baru instalasi PDAM dan rekening air,” tanyanya.

Masalah tersebut, sambungnya, praktis berdampak pada para pedagang. Karena PDAM telah menghentikan distribusi air.

“Ujung – ujungnya juga warga yang dikorbankan. Dari mana mereka bisa mendapatkan air untuk kebutuhan berniaga di tempat itu,” katanya.

Untuk itu, selaku wakil rakyat dirinya meminta agar persoalan tersebut bisa segera diselesaikan. Agar urusan niaga pedagang juga bisa berjalan dengan baik.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *