Bima Butuh Tempat Rehabilitas Pengguna Narkoba

Kabupaten Bima, Kahaba.- Meningkatnya penangkapan penyalahguna, kurir, maupun bandar narkoba dan penyalahgunaan obat keras seperti Tramadol di wilayah Bima, mendorong Kapolres Bima dan sejumlah instansi terkait sepakat mengusulkan ke pemerintah daerah untuk menyediakan tempat rehabilitas.

Kapolres Bima AKBP. Gatut Kurniadi SIK

Kapolres Bima AKBP. Gatut Kurniadi SIK. Foto: Istimewa

“Kesepakatan permintaan tempat rehabilitasi pengguna narkoba ini muncul saat rakor pencegahan peredaran narkoba dan obat tramadol beberapa hari lalu,” ujar Kapolres Bima AKBP. Gatut Kurniadin, beberapa waktu lalu.

Kata dia, dengan adanya aturan yang mengharuskan asesmen bagi siapapun yang terlibat persoalan narkoba dan obat keras lainya, maka Bima sudah saatnya memiliki tempat rehabilitas sendiri. Tempat rehab akan membantu masyarakat yang terlibat penyalahguna untuk mengobati kecanduanya pada barang haram tersebut.

Pihaknya sangat berharap Pemerintah menindaklanjuti rekomendasi permintaan tempat rehabilitas dan pembentukan Satgas setiap instansi. Agar pencengahan peredaran narkoba bisa berjalan dengan maksimal.

“Kami rasa tempat rehab tidak perlu bangunan baru. Bangunan lama yang tidak terpakai juga bisa dimanfaatkan. Terpenting tempatnya ada dulu,” katanya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *