STKIP Bima Cetak 1.264 Sarjana Baru

Kota Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima kembali mencetak 1.264 sarjana strata satu (S1) angkatan ke-XXVII untuk lima program studi di halaman kampus setempat, Kamis (22/3).

Wisuda STKIP Bima. Foto: Eric

Wisuda STKIP Bima. Foto: Eric

Kelima prodi dimaksud, masing – masing program Bimbingan Konseling (BK) 186 orang, Matematika 313 orang, Ekonomi 235 orang, Biologi 277 orang dan program Sosiologi sebanyak 232 orang.

Ketua STKIP Bima, Mustamin dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas dedikasi, ketekunan serta keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan pada masing-masing program pendidikan.

“Apa yang kalian selama dibangku perkuliahan merupakan pengalaman serta ilmu yang sangat bermanfaat dalam meniti karir masa depan,” ujarnya.

Mustamin mengatakan, wisuda sarjana merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang tidak dapat terpisah dengan kegiatan akademik. Bahkan, inilah titik akhir dari semua rangkaian akademik, yang memadukan antara kegiatan formalistik dan seremonial. Kegiatan wisuda ini pula merupakan tonggak awal untuk memulai menjalani proses kehidupan, dengan ciri khas dan tantangan yang lebih dinamis dan kompleks.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini relatif terbatas, jika dibandingkan tantangan diranah lingkungan masyarakat. Untuk itu jangan berhenti untuk terus belajar untuk menyerap ilmu pengetahuan dan tekhnologi, yang terus berkembang dengan begitu pesat.

Pada kesempatan itu, pria yang masih melanjutkan studi S3 tersebut turut mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi para dosen, staf akademik, ketua prodi atas keikhlasan dan kesungguhannya didalam membantu wisudawan sehingga mencapai setiap proses akademik yang telah berlangsung.

Wisuda STKIP Bima. Foto: Eric

Wisuda STKIP Bima. Foto: Eric

“Kami percaya dan yakin, berkat polesan tangan dingin, semangat kerja, konsistensi serta bimbingan seluruh jajaran kampus. STKIP Bima terus menghasilkan mahasiswa yang berkompeten dan mandiri,” katanya.

Selain itu, Mustamin berpesan bagi para wisudawan dan wisudawati untuk tetap menjunjung tinggi almamater. Sebab keberhasilan yang dicapai, bukanlah keberhasilan diri sendiri, tapi berkat dukungan semua pihak termasuk orang tua mahasiswa yang memberikan kepercayaan kepada kampus kuning ini, untuk membimbing dan mengarahkan hingga meraih gelar strata satu (S1).

“Berterimakasilah kepada orang tua kalian, yang telah berkorban demi kesuksesan kalian hingga mencapai gelar sarjana pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu ketua Yayasan IKIP Bima, Taufikurahman menambahkan dengan potensi lulusan STKIP Bima yang handal dalam mendukung pembangunan daerah. Tentunya hal ini dirasakan nyata, karena setiap wisudawan yang dihasilkan mempunyai sikap disiplin, kritis, sistematis dan konsisten dalam menyikapi setiap dinamika yang ada. Untuk itu diharapkan kemampuan wisudawan ketika berada dilingkup pemerintahan dan ditengah masyarakat dapat dijalankan dengan penuh amanah dan tanggung jawab.

“Gelar sarjana yang didapatkan, maka telah menjadi tanggung jawab para alumni. Untuk itu pemerintah masyarakat menunggu karya nyata dalam membantu dan mengembangkan masing-masing daerah,” tuturnya.

Taufik berharap kepada para lulusan STKIP Bima agar terus menggali kemampuan dan mengembangkan diri dan kreatifitas, jangan sampai terputus saat ini saja. Sebab bila perlu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, agar dapat meraih cita-cita yang di inginkan. Apalagi kampus telah menyiapkan bonus bagi wisudawan terbaik dari lima jurusan, untuk melanjutkan studi S2 di kampus ternama di Indonesia.

“Atas nama yayasan dan kampus, seluruh jajaran mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya wisudawan dan wisudawati. Karya kalian sangat dinantikan dan ditunggu,” tambahnya.

Pantauan wartawan kahaba.net, diakhir kegiatan diumumkan lima wisudawan terbaik sekaligus mendapat bingkisan hadiah menarik dari sponsorship. Adapun kelima nama wisudawan terbaik tersebut ialah, Rita Susanti dengan IPK 3.86 dari prodi BK, diikuti Yulida dengan IPK 3.81 prodi Biologi, lalu Aribudiman Setiawan dengan IPK 3.77 dari prodi Ekonomi, kemudian Abdul Hamid SPd dengan IPK 3.74 dari prodi Sosiologi serta Nur Inayah dengan IPK 3.73 dari prodi Matematika.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *