Dewan Kembali Serap Aspirasi di Kolo

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Dapil I Kecamatan Asakota menggelar reses di Kelurahan Kolo, Selasa (27/9). Kegiatan tersebut dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat setempat untuk diperjuangkan pada program pemerintah tahun mendatang.

Anggota DPRD Kota Bima Dapil I saat reses di Kelurahan Kolo. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima Dapil I saat reses di Kelurahan Kolo. Foto: Bin

Lima orang wakil rakyat di Dapil I terlihat hadir pada kegiatan tersebut, masing – masing M. Nor, H. Sidra, Khalid Bin Walid, Hj. Anggriani dan Jaidin.

M. Nor selaku juru bicara mengatakan, kegiatan reses sudah rutin digelar. Dengan maksud mendatangi langsung masyarakat dan menampung semua keinginan masyarakat.

“Aspirasi yang disampaikan harus bersifat umum, tidak boleh personal. Jadi, sampaikan semua keinginan bapak ibu semua, agar bisa kita perjuangkan di lembaga DPRD Kota Bima,” katanya.

Diakui pria dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu, sudah banyak program dan proyek yang masuk di Kelurahan Kolo. Program tersebut, merupakan hasil reses yang digelarnya beberapa tahun lalu.

Tahun ini pun, katanya, semua aspirasi yang disampaikan warga tentu akan diperjuangkan. Namun dirinya menggarisbawahi, tidak semua aspirasi yang warga direalisasikan, karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Anggota DPRD Kota Bima Dapil I saat reses di Kelurahan Kolo. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima Dapil I saat reses di Kelurahan Kolo. Foto: Bin

“Tapi kami memastikan, aspirasi yang tidak terealisasi tahun ini, tetap kami upayakan untuk tahun – tahun berikutnya. Sementara aspirasi yang sudah diwujudkan, merupakan aspirasi yang bersifat prioritas.

Adapun sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Kelurahan Kolo seperti pembukaan jalan Mata Air Naga, kemudian dibuatkan pipa paralel dari Mata Air Naga. Percetakan sawah baru, tali rompong bantuan untuk nelayan, dan pembukaan jalan usaha tani.

Tidak hanya itu, warga juga memohon agar gang di Lingkungan Bonto diperbaiki, karena kondisinya sekarang tidak ada yang baik. Kemudian meminta agar warga petani dibantu bibit jagung.

“Kami juga mohon agar di Kelurahan Kolo dibuatkan Puskesdes. Karena selama ini aspirasi kami soal ini tidak kunjung direalisasikan. Sementara di Kelurahan lain, kami lihat sudah memiliki Puskesdes,” pinta salah seorang warga, Rabiah.

Warga lain juga meminta agar diperbaiki jalan menuju ke Kecamatan Wera dan diselesaikn juga soal batas wilayah antara Kota dan Kabupaten Bima di jalur tersebut.

Menjawab aspirasi warga, M. Nor mengaku akan memperjuangkannya pada saat pembahasan APBD Tahun 2017 nanti.

“Insya Allah semua permintaan ini akan kami angkat pada saat pembahasan anggaran nanti,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *