Diduga Salah Penanganan, Bayi Meninggal Dunia

Kahaba Info, Kota Bima.– Ketidakpuasan terhadap pelayanan RSUD Bima kali ini kembali terjadi. Ibu Herlina, S.Pd harus kehilangan buah hatinya karena diduga meninggal dunia lantaran terlambat ditangani oleh dokter di RSUD Bima.

Rumah Sakit Umum Daerah Bima/Foto: Buser

Menurut sang suami, Junaidin, peristiwa itu bermula ketika istrinya masuk ke RSUD Bima pada Hari Jum’at (24/8) sekitar pukul 11:30 Wita. Saat itu ia dan istrinya menuju ke RSUD Bima untuk melakukan operasi kelahiran anak keduanya. Namun, ketika berada di RSUD Bima, pihak dokter RSUD Bima mengatakan bahwa “Herlina tidak perlu dioperasi karena kondisinya masih normal,” ujarnya. Namun pihak keluarga tidak bisa menerima alasan tersebut, hingga kekhawatiran justru terjadi, “air ketuban istri saya pecah, dan bayi kami meninggal dunia,” ujarnya dengan penuh sedih.

Pihak keluarga merasa sangat kesal dengan ulah pihak RSUD Bima yang sangat lambat memberikan pelayanan untuk proses kelahiran ibu Herlina.

“Kami sekeluarga sudah memutuskan untuk ke RSUD Bima agar dioperasi. Tapi itu sia-sia, bukannya melakukan apa yang kami minta, malah dibiarkan begitu saja sampai anak kami meninggal dunia,” katanya.

Humas RSUD Bima yang juga Humas RSUD Bima mengungkapkan bahwa dirinya akan coba memanggil dokter dan petugas yang menangani kasus tersebut untuk memberikan klarifikasi. “nanti akan kita klarifikasi lebih lanjut,” ungkapnya.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *